Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BI Laporkan Neraca Pembayaran Indonesia Surplus pada Triwulan IV-2022

📅 Senin, 20 Feb 2023, 16:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Laporkan Neraca Pembayaran Indonesia Surplus pada Triwulan IV-2022 Doc: ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak.
Ket. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja neraca pembayaran Indonesia (NPI) mengalami surplus 4,7 miliar dollar AS pada triwulan IV 2022, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat defisit 1,3 miliar dollar AS.

"Kinerja neraca pembayaran Indonesia pada triwulan IV 2022 tetap solid dan mampu menopang ketahanan eksternal Indonesia," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/2).

Erwin menuturkan kinerja NPI triwulan IV 2022 tersebut ditopang oleh surplus transaksi berjalan yang tinggi dan perbaikan defisit transaksi modal dan finansial.

Sementara, transaksi berjalan kembali mencatat surplus sebesar 4,3 miliar dollar AS atau 1,3 persen dari produk domestik bruto (PDB), melanjutkan capaian surplus pada triwulan sebelumnya sebesar 4,5 miliar dollar AS.

Kinerja transaksi berjalan tersebut bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas yang terjaga, didukung oleh harga komoditas ekspor yang tetap tinggi.

Selain itu, defisit neraca perdagangan migas menurun seiring dengan tren penurunan harga minyak dunia di tengah kecenderungan peningkatan kebutuhan bahan bakar pada periode hari besar keagamaan nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Defisit neraca jasa membaik ditopang kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebagai dampak positif penyelenggaraan berbagai acara internasional selama periode laporan dan pola musiman akhir tahun.

Surplus transaksi berjalan juga ditopang oleh peningkatan surplus neraca pendapatan sekunder bersumber dari kenaikan penerimaan hibah pemerintah.

Sementara itu, defisit neraca pendapatan primer meningkat yang dipengaruhi oleh pembayaran imbal hasil investasi kepada investor asing yang meningkat sejalan dengan siklus bisnis dan tren kenaikan suku bunga.

Selain itu, transaksi modal dan finansial mencatat perbaikan dari defisit 5,5 miliar dollar AS atau 1,6 persen dari PDB pada triwulan III 2022 menjadi defisit 0,4 miliar dollar AS atau 0,1 persen dari PDB pada triwulan IV 2022.

"Kinerja positif ini terutama ditopang oleh investasi langsung yang membukukan peningkatan surplus sejalan dengan optimisme investor terhadap prospek perbaikan ekonomi dan iklim investasi domestik yang terjaga," ujar Erwin.

Tekanan aliran keluar neto investasi portofolio juga mulai berkurang seiring dengan arus masuk di pasar surat berharga negara (SBN) domestik yang mulai berlangsung sejak pertengahan triwulan IV 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

45 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.