Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Beri Penghargaan Kepada Tokoh Agama Dunia

📅 Senin, 13 Feb 2023, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Beri Penghargaan Kepada Tokoh Agama Dunia Doc: antara
Ket. Penganugerahan gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Dewan Pakar Majelis Pelayanan Sosial PP Muhammadiyah Sudibyo Markus, dan Presiden Badan Kepausan untuk Dialog Lintas Agama Vatikan Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (13/2/2023).


Yogyakarta - Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa penganugerahan gelar doktor kehormatan honoris causa kepada tiga tokoh agama dunia oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, sangat berarti bagi keberagaman dan perbedaan iman.

Menag dalam sambutan "Penganugerahan Gelar Honoris Causa" kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Dewan Pakar Majelis Pelayanan Sosial PP Muhammadiyah Sudibyo Markus, dan Presiden Badan Kepausan untuk Dialog Lintas Agama Vatikan Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Senin (13/2) mengatakan, penganugerahan ini sangat berarti tidak hanya bagi NU, Muhammadiyah dan Katolik.

"Akan tetapi juga bagi keberagaman dan perbedaan dalam spirit antar iman, sebagai ciri khas UIN Sunan Kalijaga," kata Menteri Agama.

Oleh karena itu, Yaqut menyampaikan rasa bahagianya dengan penganugerahan gelar doktor honoriscausa kepada tiga pemimpin agama yang bijak dari tiga umat utama.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf dalam pidatonya mengajak umat Islam menempuh visi baru, mengembangkan wacana baru tentang fikih, yaitu fikih yang dapat mencegah eksploitasi atas identitas, menangkal penyebaran kebencian antargolongan, mendukung solidaritas, dan saling menghargai perbedaan di antara manusia, budaya dan bangsa-bangsa di dunia.

"Serta mendukung lahirnya tatanan dunia yang sungguh-sungguh adil dan harmonis. Tatanan yang didasarkan pada penghargaan atas hak-hak yang setara serta martabat setiap umat manusia," katanya.

Sementara itu, Sudibyo Markus dalam pidatonya mengatakan, perlunya menata ulang mimpi tentang kemanusiaan global, terutama dari sisi perjumpaan lintas budaya dari yang sebelumnya berwujud komitmen dilanjutkan pada aksi nyata.

Menurut dia, NU dan Muhammadiyah menjadi dua saudara pergerakan Islam yang dibanggakan masyarakat Indonesia, sebagai bagian dari gerakan Islammainstreamdi IndonesiaWashiyatulIslam yang menjadi bagian sejarah telah menyelamatkan negara dari ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

"Hingga perlunya berbagi dan memahami sejarah masa lalu. Tidak hanya di antara para pemimpin agama tapi juga pada level masyarakat, yang akan melibatkan semua elemen dari berbagai keyakinan di dalam lingkungannya masing-masing," katanya.

Sedangkan Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot dalam pidatonya diantaranya mengatakan kolaborasi antar agama dapat dan harus mendukung hak-hak seluruh umat manusia, di seluruh bagian dunia pada satu waktu.

"Kita semua adalah bagian dari keluarga, dan oleh karena itu kita memiliki hak yang sama sebagaimana tanggung jawab dan kewajiban kita di dunia ini. Bahwa kemanusiaan menjadi akar kesamaan adanya kerja sama dan dialog antar umat beragama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.