NASA Uji Hasil Pengembangan Pesawat Listrik Retrofit
📅 Senin, 13 Feb 2023, 06:05 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Istimewa
NASA melakukan retrofit pesawat lama Tecnam P2006T untuk dijadikan pesawat listrik eksperimental dengan nama X-57 Maxwell. Bagi agensi yang dikenal sebagai perintis perjalanan luar angkasa, pengembangan pesawat listrik semacam ini menjadi hal langka.
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (The National Aeronautics and Space Administration/NASA)menyatakan pesawat X-57 Maxwell, dalam konfigurasi terakhirnya, terbang dalam mode jelajah di atas Pusat Penelitian Penerbangan Armstrong NASA di Edwards, California.
Dalam penerbangan uji Mod IV, motor pengangkat tinggi X-57 akan dinonaktifkan selama mode jelajah, dan bilah baling-balingnya akan dilipat kenacelle(tempat terpisah dari badan pesawat yang menahan mesin, bahan bakar, atau peralatan pesawat terbang) untuk mengurangi hambatan.
Motor akan aktif kembali dan menggunakan gaya sentrifugal untuk memutar baling-baling ke belakang guna memberi daya angkat yang diperlukan untuk mendarat. Selain itu pesawat ini mencapai tonggak baru menuju penerbangan pertamanya dengan pengujian termal yang sukses dari pengontrol motor jelajahnya.
Pengujian termal pada pesawat X-57 Maxwell penting karena memvalidasi desain, pengoperasian, dan kualitas pengerjaan pengontrol komponen penting untuk menyediakan daya ke motor listrik eksperimental. Sistem kompleks ini memiliki bagian yang peka terhadap suhu dan harus mampu bertahan dalam kondisi ekstrem selama penerbangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengontrol motor jelajah mengubah energi yang disimpan dalam baterai lithium-ion (Li-ion) pesawat untuk menggerakkan motor pesawat, yang menggerakkan baling-baling. Pengontrol menggunakan transistor silikon karbida untuk menghasilkan efisiensi 98 persen selama lepas landas dan berlayar dengan daya tinggi, yang berarti tidak menghasilkan panas berlebihan dan dapat didinginkan oleh udara yang mengalir melalui motor.
Selama tes baru-baru ini di NASA's Glenn Research Center di Cleveland, masing-masing pengendali motor penerbangan selamat saat beroperasi di dalam ruang uji di bawah kisaran suhu yang akan ditemui selama penerbangan dengan margin keamanan yang diterapkan antara minus 11 hingga 147 derajat Fahrenheit.
Pesawat X-57 Maxwell juga menjalani pengujian motor listrik. Tim pengujian memantau dengan cermat respons suhu komponen daya dan komponen kontrol di dalam pengontrol. Langkah ini untuk memastikan mereka tetap berada dalam batas kisaran suhu komponen yang diizinkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemantauan yang ketat memastikan pengontrol motor jelajah akan bekerja dengan benar selama penerbangan penelitian yang diujicobakan. Sebelumnya dalam uji darat telah memvalidasi pengontrol di bawah kondisi suhu paling ekstrem yang diharapkan dalam penerbangan.
Tim perancang X-57 Maxwell selangkah lebih dekat untuk mengintegrasikan semua sistem Maxwell dan memastikan bahwa mereka dapat bekerja samasalah satu tantangan terbesar untuk sebuah pesawat terbang, terutama pesawat-X satu-satunya.
Selain pengujian motor pesawat-X terdapat X-57 Maxwell pesawat listrik ini akan menjalani pengujian baterai-listrik. Maxwell akan menguji paket baterai lithium-ion baru yang dipasang di kabin pesawat.
Menurut NASA, pesawat ujicoba X-57 disebut Maxwell untuk menghormati James Clerk Maxwell. Maxwell mempelopori teori elektromagnetisme, yang membuka jalan bagi teori relativitas khusus Einstein dan perumusan mekanika kuantum Planck. Jadi nama proyek Maxwell berasal dari penyelidik proyek Sean C Clarke, karena memiliki sedikit ilmu antariksa bercampur dengan proyek aeronautika ini.
Tanpa Emisi
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!