Keunikan jadi Modal Utama Influencer Daerah Rajai Media Sosial
📅 Senin, 13 Feb 2023, 14:30 WIB | Oleh: SulianaSalah satu konten paling viral memperlihatkan wanita itu tengah mengonsumsi cacing tembiluk yang ukurannya jauh lebih besar dari cacing pada umumnya. Ia juga mengonsumsi ikan mentah yang telah difermentasi dengan nasi hingga makan daging ular.
Keunikan inilah yang membuat kontennya amat digandrungi. Akun TikTok-nya bahkan telah diikuti oleh 500 ribu pengikut dengan 17 juta likes. Dalam salah satu kontennya, Lela bahkan berkesempatan untuk mengonsumsi tembiluk bersama Gubernur Kalimantan Utara.
Kolaborasi dengan Pemda
Beberapa tahun belakangan, influencer daerah juga kian dilirik untuk mempromosikan wilayah tempat tinggal mereka. Pemprov Jatim misalnya. Setiap tahunnya, Pemprov Jatim menggelar East Java Social Network (EJSN) Meet Up, untuk memperkuat kolaborasi antara pegiat media sosial di seluruh Kabupaten/Kota di Jatim untuk turut serta mempromosikan potensi wilayahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemkab Blora sendiri telah melibatkan para influencer muda untuk ikut mempromosikan potensi Blora melalui konten-konten kreatifnya agar daerah semakin dikenal demi mendongkrak perekonomian.
Hal yang sama juga dilakukan Korem 172/PWY untuk mempromosikan Papua ke dunia luar sebagai salah satu wilayah terindah di Indonesia melalui para influencer di daerah tersebut.
Para Influencer Papua yang terdiri dari content creator Instagram, YouTube dan TikTok, diikutkan dalam Lomba Video Kreatif 94 Detik yang digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2022 lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Potensi Influencer Daerah di Masa Depan
Industri Influencer diprediksi akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang secara impresif.
Menurut laporan Influencer Marketing Hub (2022), total nilai pasar influencer marketing di dunia mencapai USD104 miliar atau setara dengan Rp1.493 triliun pada 2022.
Dengan nilai PDB Indonesia yang menyumbang 1,28 persen dari total PDB dunia, bisa diperkirakan industri influencer marketing di Indonesia bernilai sekitar Rp14 triliun.
Artinya, industri influencer di Tanah Air memiliki kesempatan besar untuk berkembang, tak terkecuali bagi influencer daerah terlepas dari jumlah follower atau pengikut mereka yang masih berada di angka ribuan.
Pasalnya, dalam laporan bertajuk Social Media Trends for 2023, Social Insider memperkirakan nano-micro influencer akan semakin populer dikalangan pengiklan untuk mempromosikan produk mereka. Kedua jenis influencer itu disebut memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi untuk mempromosikan produk karena jumlah pengikutnya sedikit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!