Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cucu Fidel Castro Bikin Heboh, Jadi Influencer yang Suka Mengolok-olok Kondisi Sosial dan Hidup dalam Kemewahan

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Cucu Fidel Castro Bikin Heboh, Jadi Influencer yang Suka Mengolok-olok Kondisi Sosial dan Hidup dalam Kemewahan Doc: X
Ket. Sandro Castro, cucu tokoh revolusi Kuba Fidel Castro.

HAVANA - Cucu tokoh revolusi Kuba Fidel Castro, Sandro Castro, telah memilih jalan yang sangat berbeda dengan kakeknya. Ia menggunakan nama besarnya untuk mengejar ketenaran di jagat maya sambil sesekali mengolok-olok kekurangan makanan, obat-obatan, listrik, dan bahan bakar di negara itu.

Ini adalah kegiatan hobi yang bagi sebagian orang menghibur, bahkan layak dikomentari, tapi pria berusia 33 tahun ini tengah mendapat sorotan tajam dari mereka yang setia pada proyek komunis Kuba karena tidak menghormati warisan leluhurnya.

Bagi orang lain yang terkunci dalam perjuangan untuk bertahan hidup, gaya hidup mewah Castro muda dan kurangnya empati sungguh menyinggung pada tingkat yang berbeda.

Di akun Instagram miliknya, Sandro menghibur 127.000 pengikutnya dengan foto-foto dirinya sedang berpesta, terkadang dengan wanita berpakaian minim, dan sering kali sambil memegang bir.

Kadang-kadang ia berpakaian seperti seorang biarawan atau vampir, dengan kumis kucing atau kaus klub sepak bola Barcelona.

Ia seringkali mengejek perjuangan yang ditimbulkan oleh krisis ekonomi terburuk di negara itu dalam tiga dekade.

"Saya bangun hari ini dengan resep favorit saya, ayam dengan bir... tetapi tidak ada ayam,' katanya dalam salah satu postingan sambil mengangkat sebotol bir nasional, Cristal.

Ia juga bercanda tentang pemadaman listrik yang melanda pulau itu, dengan nada menggoda menyapa seorang perempuan dengan kata-kata: "Kalau aku menangkapmu seperti UNE (perusahaan listrik), aku akan menangkapmu setiap empat jam, Senin sampai Senin."

Karakter ini menghibur sebagian orang, menjengkelkan sebagian lainnya, tetapi tidak pernah gagal membuat gebrakan.

Para pengikut Castro bercanda menyebutnya sebagai "presiden berikutnya" tetapi suara-suara yang selaras dengan pemerintah komunis mendesak agar dia dibungkam. 

Sejarawan dan penulis Loyalis Ernesto Limia mengeluh di Facebook, Castro "tidak menghormati kenangan" kakeknya yang terkenal, yang memimpin revolusi menggulingkan kediktatoran dan mendirikan pemerintahan komunis.

"El Necio", seorang influencer, berpendapat Sandro Castro "melanggar keamanan negara ini" dan "melawan cita-cita" revolusi.

Meski namanya terkenal, sebagian orang yakin Castro mungkin sedang menguji peruntungannya.

Aktivis dan kritikus di Kuba sering ditangkap karena menyebarkan pandangan anti-pemerintah, dan beberapa di antaranya menjalani hukuman atas kejahatan seperti "penghinaan" atau menyebarkan "propaganda musuh."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.