Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Akan Banyak Alami Kemajuan setelah Ibu Kota Negara Pindah

📅 Sabtu, 28 Jan 2023, 08:27 WIB | Oleh:

Jadi seperti di pintu tol, yang lewat doang, itu seperti di Taman Mini. Jadi kalau teknologi kami percaya. Karena sudah diterapkan di luar negeri, seperti Singapura sudah lama banget.

Terkait penanganan banjir yang menjadi masalah dari tahun ke tahun, bagaimana untuk mengatasi banjir di Jakarta?

Kalau banjir kita sama-sama tahu, sekarang ini ada pekerjaan untuk meneruskan Banjir Kanal Barat (BKB) dan Banjir Kanal Timur (BKT), untuk meneruskan itu supaya tidak berhenti. Dahulu sempat berhenti yang di bagian barat.

Sekarang ini sudah dibuatkan terowongan. Kalau dihitung-hitung, untuk debitnya, yang terbesar di Jakarta sudah dihitung yang masuk. Sekarang ini untuk mengatasi banjir tidak bisa tidak, harus segra dinormalisasi. Normalisasi sungai harus cepat dilakukan agar persoalan banjir ini bisa dikurangi secara maksimal.

Bagaimana mengatasi banjir kiriman dari kawasan Puncak?

Persoalan banjir kiriman dari kawasan Puncak ke depan kemungkinan sudah bisa diminimalisir. Karena sekarang pemerintah sudah membangun dua bendungan besar di Waduk Ciawi. Posisi Jakarta ini di tengah-tengah, ada banjir kiriman dari Puncak, lalu ada laut yang menimbulkan banjir rob. Jadi dikepung Kota Jakarta, khususnya di Jakarta Utara berada di 1 meter sampai dengan 1,5 meter di bawah permukaan laut.

Menurut saya, jalan satu-satunya adalah harus dibendung, baru di pompa. Mungkin orang-orang akan mengatakan itu dapat merusak lingkungan. Tetapi saya melihat dan membandingkan apa yang dilakukan negara Singapura. Di Dubai, mereka sukses serta lautnya semakin bersih.

Tapi, nanti dengan adanya bendung seperti di negara Belanda giant wall, jadi kalau itu sudah dibangun itu bisa dibikin jadi kawasan baru, lalu buat danau membuat penampungan air. Karena tinggal di sana laut itu menjadi bersih seperti di Singapura dan Dubai.

Pembuatan tanggul seberapa efektif?

Seperti yang saya katakan tadi, harus dilakukan untuk waktu jangka pendek, memang harus itu. Obatnya harus yang keras, jadi tidak bisa lagi natural. Jadi memang harus di normalkan setelah jadi normal semua baru dinaturalkan. Menurut saya, untuk waktu yang pendek normalisasi harus dilanjutkan.

Ganti pejabat, ganti kebijakan apakah dampak positif dan negatifnya?

Saya tidak mau menilai dua gubernur ini, saya melihat gubernur sekarang sangat singkat ya cuma 2 tahun. Kalau dia ingin sukses harus cepat bekerjanya. Harus dilakukan, penyakit parah itu obatnya harus keras. Nanti sudah normal baru dinaturalisasi.

Lalu, diperbanyaklah taman, kalau target 30 persen di ruang terbuka dimulai dari sekarang. Tapi, itu harus jangka panjang karena harus membeli lahan, pembebasan lahan dan sebagainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Belgia Dikepung Gelombang P...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.