Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kini, 30 Ton Sampah dari Semua Pasar se-Kota Yogya Setiap Hari Diolah Semuanya di Pasar Giwangan

📅 Kamis, 19 Jan 2023, 18:02 WIB | Oleh:
Kini, 30 Ton Sampah dari Semua Pasar se-Kota Yogya Setiap Hari Diolah Semuanya di Pasar Giwangan Doc: Istimewa

YOGYAKARTA - Pasar merupakan salah satu tempat yang turut menyumbang sampah dalam jumlah besar setiap harinya. Untuk itulah Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Perdagangan menjadikan Pasar Giwangan sebagai pusat pemilahan dan pengelolaan sampah dari seluruh pasar rakyat di Kota Jogja.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar menjelaskan, 10 persen dari 260 ton sampah Kota Jogja yang dibawa ke TPA Piyungan berasal dari 29 pasar rakyat di Kota Jogja. Bahkan saat libur panjang volume sampah bisa mencapai 30 ton per hari.

"Kita harus melakukan sesuatu untuk terlibat aktif, kaitannya dengan Gerakan Zero Sampah Anorganik dengan pemilahan dan pengelolaan sampah yang dipusatkan di Pasar Giwangan. Target kami melalui pemusatan pengelolaan sampah pasar, bisa menurunkan volume sampah Kota Jogja hingga 7 ton," jelasnya saat lakukan tinjauan pengelolaan sampah di Pasar Giwangan, Rabu (18/1).

Jadi setiap hari kami akan mengambil semua sampah dari 29 pasar rakyat, untuk di bawa ke Pasar Giwangan, lanjut Ambar. Kemudian dilakukan pemilahan, mana organik, anorganik, sampah yang masih bisa didaur ulang, dan mana yang benar-benar residu.

"Ada 20 pasar yang sudah memiliki bank sampah sendiri. Jadi yang di Pasar Giwangan akan fokus jadi pusat pengelolaan, karena kita butuh lahan yang luas, dan di sini dinilai masih cukup untuk melakukan kegiatan tersebut. Sampah organik diolah jadi kompos, kemudian anorganik dikumpulkan untuk nanti disalurkan ke bank sampah. Kami kerja sama dengan paguyuban pedagang dan petugas kebersihan," lanjutnya.

Dalam waktu dekat, Ambar juga mengatakan akan dibuat Kantor Administrasi Manajemen Pengelolaan Sampah, yang berlokasi di Aula Lantai 2 Pasar Giwangan. Dengan tujuan mendorong manajemen persampahan dan pengelolaannya makin baik, melihat lebih jauh perkembangannya, dan berapa angka penurunannya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya berpendapat, pusat pengelolaan sampah di Pasar Giwangan relatif sudah cukup memenuhi kriteria apa yang diharapan, kaitannya dalam upaya menurunkan volume sampah melalui Gerakan Zero Sampah Anorganik.

"Secara random sampling, sudah cukup memenuhi kriteria dari apa yang kita bayangkan. Ini merupakan gambaran bahwa dari 29 pasar rakyat di Kota Jogja ini volume sampahnya relatif besar, sehingga tentu harapannya dengan proses pemilahan yang semakin baik, dapat berkontribusi dalam penurunan jumlah sampah pasar yang dibawa ke TPA Piyungan," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.