Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebanyak 27.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Atasi Kekeringan di Banyumas

📅 Senin, 03 Agu 2026, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebanyak 27.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Atasi Kekeringan di Banyumas Doc: ANTARA
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (6/7/2026).  

JAKARTA – Sedikitnya 27.000 liter air bersih sudah mulai disalurkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengatasi kekeringan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan di Jakarta, Senin (03/8), mengatakan bantuan air bersih disalurkan menggunakan lima truk oleh BPBD Kabupaten Banyumas secara simultan sampai dengan Sabtu (01/8) malam.

"BPBD bersama pemerintah desa dan relawan bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi warga terdampak," kata dia.

Dia menjelaskan penurunan curah hujan menyebabkan sejumlah sumber air warga mengering sehingga mereka kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan penyaluran air bersih tersebut mencakup wilayah Grumbul Tembelang, Desa Sudimara, Kecamatan Cilongok 4.000 liter yang bersumber dari Perumda Pabuwaran.

Selain pemukiman warga, bantuan 8.000 liter air bersih juga didistribusikan ke Pondok Pesantren Hidayatul Kholil dan Pondok Pesantren An Najah Desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok.

Tim BPBD turut mendistribusikan masing-masing 5.000 liter air ke Desa Langgongsari dan Cipete di Kecamatan Cilongok, serta Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang.

"BNPB mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kekeringan," kata dia.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus memantau kondisi air, mengoptimalkan lokasi distribusi, serta mengedukasi masyarakat agar menghemat penggunaan air selama musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Menanti Arah The Fed - 1 Se...

Jakarta Darurat Kebakaran, Seluruh Warga Mesti Waspada

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Darurat Kebakaran, ...
Megapolitan
Cuaca Jakarta Diprakirakan ...

Pasar Global Terus Minta Emas, Mengerek Kenaikan Harga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Pasar Global Terus Minta Em...
Daerah
Hari Gini Masih Saja Byar P...
Olahraga
Sembilan Pebulu Tangkis Dif...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.