Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diskominfo DKI Fokus Bangun Infrastruktur Digital

📅 Rabu, 18 Jan 2023, 05:15 WIB | Oleh:
Diskominfo DKI Fokus Bangun Infrastruktur Digital Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Sejumlah anak belajar daring dengan jaringan internet nirkabel Jakwifi yang dipasang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Pulau Tidung, ­Kepulauan Seribu, Jakarta.

JAKARTA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfotik) DKI memfokuskan anggaran 2023 untuk pembangunan infrastruktur digital dengan total pagu 716 miliar. "Mata anggaran spesifiknya salah satunya terkait dengan penguatan infrastruktur," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfotik DKI Yudhistira Nugraha setelah rapat kerja dengan Komisi A DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/1).

Adapun penguatan infrastruktur digital itu di antaranya program Jakwifi atau jaringan internet gratis Jakarta. Kemudian, Jakarta Smart City, sistem pengendalian banjir, dan transformasi digital. "Fokusnya tetap sesuai dengan rencana pembangunan daerah yang sudah ditetapkan dan untuk mendukung program Penjabat Gubernur DKI," katanya.

Berdasarkan data Diskominfotik DKI, total pagu anggaran tahun ini sebesar 716 miliar. Ini lebih rendah dari anggaran pergeseran tahun lalu sebesar 765,1 miliar. Adapun total penyerapan anggaran pada tahun lalu mencapai 671,7 miliar.

Sementara itu, alokasi paling besar untuk pagu anggaran tahun ini di antaranya untuk kegiatan unit pengelola Jakarta Smart City mencapai 201,7 miliar. Pagu anggaran Jakarta Smart City yang paling besar untuk pengembangan infrastruktur mencapai 103,7 miliar dan pengembangan sistem 76,9 miliar.

Selanjutnya, sub kegiatan lain dengan pagu anggaran besar di antaranya penyediaan jaringan intranet dan internet sebesar 170,6 miliar. Lalu, penataan pengembangan dan pengelolaan pusat pemulihan bencana 15,7 miliar dan kamera pengawas atau CCTV mencapai 48,9 miliar.

Ada juga pengadaan dan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi sebesar 27,6 miliar. Kemudian, pemeliharaan infrastruktur teknologi informasi 12,3 miliar. Pagu anggaran terbesar lainnya tahun ini untuk penyediaan gaji dan tunjangan PNS mencapai 103,1 miliar.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif mendorong Kejaksaan Agung mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan base transceiver station (BTS) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Sangat disayangkan terjadinya dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan BTS yang melibatkan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo," kata Muhammad Arif. Padahal, tujuan pembentukan Bakti Kominfo untuk merencanakan dan melakukan percepatan penyediaan layanan telekomunikasi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Menurut dia, jika terbukti, perkara tersebut telah mencederai rasa keadilan masyarakat khususnya daerah 3T.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.