Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Amerika Resmi Kembalikan Artefak Kuno yang Dicuri dari Mesir

📅 Rabu, 04 Jan 2023, 17:08 WIB | Oleh:
Amerika Resmi Kembalikan Artefak Kuno yang Dicuri dari Mesir Doc: AP/Mohamed Salah
Ket. Upacara serah terima sarkofagus kayu kuno di Kementerian Luar Negeri di Kairo, Mesir, pada Senin (2/1).

Sebuah sarkofagus kayu kuno yang ditampilkan sebelumnya di Houston Museum of Natural Sciences, yang berlokasi di Texas, Amerika Serikat (AS) resmi dikembalikan ke Mesir.

Pejabat Mesir pada Senin (2/1) menuturkan pemulangan artefak kuno itu terealisasi setelah otoritas AS memutuskan bahwa artefak itu dijarah bertahun-tahun yang lalu.

Pemulangan sarkofagus kuno itu juga merupakan bagian dari upaya pemerintah Mesir untuk menghentikan perdagangan barang antik yang dicuri.

Melansir The Associated Press, pada tahun 2021, pihak berwenang di Kairo, berhasil mengembalikan 5.300 artefak Mesir yang dicuri dari seluruh dunia.

Pejabat tinggi di Dewan Tertinggi Kepurbakalaan, Mostafa Waziri, mengatakan sarkofagus itu berasal dari periode dinasti akhir Mesir kuno, sebuah era yang membentang dari penguasa Firaun terakhir dari 664 SM sampai masa Alexander the Great pada tahun 332 SM.

Sarkofagus, setinggi hampir 3 meter itu kemungkinan merupakan milik seorang pendeta kuno bernama Ankhenmaat.

Pemulangan sarkofagus diserahkan oleh Daniel Rubinstein selaku pejabat layanan luar negeri dan diplomat AS melalui sebuah upacara penyerahan yang digelar di Mesir pada Senin (2/1).

Penyerahan dilakukan lebih dari tiga bulan setelah Kantor Kejaksaan Manhattan memutuskan sarkofagus itu dijarah dari Abu Sir Necropolis, utara Kairo.

Jaksa Distrik Manhattan Alvin L. Bragg menuturkan artefak itu kemudian diselundupkan melalui Jerman ke AS pada tahun 2008.

"Peti mati yang menakjubkan ini diperdagangkan oleh jaringan yang terorganisir dengan baik yang telah menjarah barang antik yang tak terhitung jumlahnya dari wilayah tersebut," kata Bragg saat itu.

"Kami senang benda ini akan dikembalikan ke Mesir, tempat yang seharusnya," sambungnya, seperti dikutip dari AP.

Bragg mengatakan jaringan yang sama telah menyelundupkan peti mati berlapis emas dari Mesir yang ditampilkan di New York's Metropolitan Museum, yang juga telah dikembalikan ke Mesir pada 2019.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.