Sejarah 28 Desember: Petaka Miskomunikasi AirAsia QZ8501, 162 Orang Tewas
📅 Kamis, 29 Des 2022, 10:18 WIB | Oleh: SulianaSemenata Pelaksana Tugas (Plt) Kasubkom Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menerangkan dengan hilangnya fungsi autopilot, co-pilot dibiarkan menerbangkan pesawat secara manual, dan pada saat itulah terjadi miskomunikasi antara kapten dan co-pilot.
Menurut informasi yang diperoleh dari dua kotak hitam dan rekaman kokpit, seperti dilansir dari The Guardian, pilot menginstruksikan co-pilot untuk "menarik ke bawah", perintah itu kemudian diambil secara harfiah dan menyebabkan pesawat melonjak hingga 38.000 kaki.
"[Pilot] berkata, 'Tarik ke bawah, tarik ke bawah.' Tapi saat Anda menurunkan [roda gigi] pesawat akan naik. Untuk membuat pesawat jatuh harus didorong, jadi perintah ini membingungkan," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
17 May 2026, 21:44 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!