Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lindungi 30 Persen Hutan dan Lahan Bumi Bisa Selamatkan 1.000 Spesies

📅 Selasa, 06 Des 2022, 00:00 WIB | Oleh:
Lindungi 30 Persen Hutan dan Lahan Bumi Bisa Selamatkan 1.000 Spesies Doc: ISTIMEWA
Ket. Hutan rawa gambut di Semenanjung Kampar, di Sumatera timur, Indonesia. Ukurannya dua kali lipat Singapura.

SINGAPURA - Para ilmuwan di Singapura dan Amerika Serikat (AS), menyimpulkan jika 30 persen hutan dan lahan dunia dapat diselamatkan, sekitar 1.000 spesies hewan yang hidup di habitat yang tidak dilindungi dapat lolos dari cengkeraman kepunahan.

Dikutip dari The Straits Times, baru-baru ini, salah satu spesies tersebut adalah coquette jambul pendek, burung kolibri kecil berwarna cerah yang berasal dari daerah kecil di Meksiko.

Burung kolibri sepanjang 7 centimeter ini diketahui hanya tinggal di kawasan sepanjang 25 kilometer di Meksiko selatan, dan habitat hutannya dengan cepat hilang menjadi perkebunan jagung, buah-buahan dan kopi. Dengan antara 250 dan 999 coquette dewasa yang tersisa di alam liar, spesies ini diklasifikasikan sebagai terancam punah.

"Dan jika sepertiga dari hutan, hutan bakau, dan lahan gambut di bumi ini dilestarikan, sekitar 10 miliar ton emisi karbon dioksida (CO2) dapat dihindari atau diasingkan dalam setahun," kata studi tersebut.

Itu adalah seperempat dari perkiraan emisi CO2 global dari aktivitas manusia pada 2022. Tapi berapa luas lahan ekstra yang perlu dilindungi untuk mencapai tujuan 30 persen? Diperkirakan 2,7 miliar hektare atau gabungan wilayah Tiongkok dan Russia.

Temuan ini diturunkan oleh ilmuwan konservasi Singapura dan AS dengan menggunakan citra satelit dan statistik untuk memodelkan manfaat penggandaan jumlah kawasan lahan lindung pada 2030.

Perlindungan laut dan samudera tidak tercakup dalam studi yang dipimpin oleh Pusat Solusi Iklim Berbasis Alam Universitas Nasional Singapura atau National University of Singapore Center for Nature-based Climate Solutions (CNCS).

Dilindungi dari Degradasi

Menurut Protected Planet, database online tentang kawasan lindung di seluruh dunia, saat ini, hampir 17 persen wilayah daratan di planet ini dilindungi dari degradasi dan penggundulan hutan.

Pada 7 Desember, negosiasi mengenai target global untuk melindungi setidaknya 30 persen daratan dan lautan planet ini pada tahun 2030 akan dimulai pada konferensi keanekaragaman hayati PBB, The 15th Conference of the Parties to the United Nations Convention on Biological Diversity, (COP15) di Montreal.

Pada Juni, lebih dari 100 negara termasuk AS, Timor-Leste, dan Estonia, telah bergabung dalam koalisi yang disebut Koalisi Ambisi Tinggi untuk Alam dan Manusia, guna mendukung target 30 persen ini. Beberapa negara sudah mencapai target. Misalnya, lebih dari 50 persen wilayah daratan Bhutan dan Luksemburg dilindungi.

Namun di Singapura yang terbatas, hanya sekitar 5 persen lahannya yang saat ini dilindungi, dan itu termasuk empat cagar alamnya.

"Karena keterbatasan lahan di Singapura, wilayah alami kami cenderung kecil dan terisolasi," bunyi laporan nasional keenam negara pulau itu untuk Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati, yang diserahkan pada 2020.

Tetapi untuk menjaga keanekaragaman hayati di kawasan ini, penting untuk menghubungkan ruang hijau, memulihkan habitat, dan mengimplementasikan proyek pemulihan spesies, di antara upaya lainnya, tambah dokumen itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Guncang Kolom...

Ukraina Ungkap Russia Telah Gunakan Misil Korut

21 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Ukraina Ungkap Russia Telah...
Luar Negeri
Myanmar Tingkatkan Serangan...
Megapolitan
Tata Ruang Daerah Perlu Per...
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.