Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KJRI Frankfurt Promosikan Kuliner serta Bumbu dan Rempah Indonesia melalui 'Indonesia Spice Up the World Cooking Classes'

📅 Selasa, 06 Des 2022, 14:50 WIB | Oleh:
KJRI Frankfurt Promosikan Kuliner serta Bumbu dan Rempah Indonesia melalui 'Indonesia Spice Up the World Cooking Classes' Doc: Dok KJRI Frankfurt

FRANKFURT - KJRI Frankfurt telah menyelenggarakan rangkaian Indonesia Spice Up the World (ISUTW) Cooking Classes pada tanggal 27 November - 4 Desember 2022. Kegiatan diselenggarakan bekerjasama dengan sejumlah warga negara Indonesia dan juga restoran Indonesia di wilayah kerja KJRI Frankfurt termasuk Ibu Sumiati Lalo, Ibu Andita Schirmarcher, Cafe Bali Saarbrücken serta Bali Bistro Mainz.

Kegiatan juga didukung oleh DIG Rhein Ruhr zu Düsseldorf, IndOFI, serta Meramanis Specialty Coffee Roaster, yang memiliki kopi yang merupakan perpaduan antara kopi dan rempah.

Penyediaan masakan dalam kegiatan antara lain menggunakan bumbu Munik yang disponsori oleh Rasa Rindu serta bumbu Bamboe yang disponsori Asia Shop Bali. Cooking Class perdana diadakan di Duisburg (27 November), kemudian di Saarbrücken (28 November), Hattersheim (3 Desember) dan terakhir di Mainz (4 Desember).

"ISUTW Cooking Classes dilaksanakan dalam rangkaian Indonesian Week 2022 di 4 tempat di wilayah kerja KJRI Frankfurt serta bertujuan untuk mempromosikan kuliner serta bumbu dan rempah khas Indonesia, khususnya bumbu-bumbu instan yang bisa didapat dengan mudah di toko Asia dan online shop," demikian disampaikan Konsul Jenderal RI Frankfurt, Acep Somantri, dalam sambutan setiap cooking class seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Selasa (6/12).

Lebih lanjut, Konjen RI Frankfurt menyampaikan apresiasi atas partisipasi para peserta dan tentu saja atas dukungan dan kerjasama seluruh pihak yang membantu penyelenggaraan acara.

Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo Manuhutu, yang berkesempatan hadir secara virtual pada kegiatan di Hattersheim menyampaikan bahwa bumbu dan hidangan Indonesia merupakan testimoni kebaikan dan keramahan Indonesia.

Dalam hal ini program ISUTW merupakan gerbang bagi warga Jerman untuk menjelajahi keanekaragaman Indonesia dan merupakan awal dari perjalanan panjang dalam mempromosikan kuliner Indonesia.

Rangkaian ISUTW Cooking Classes diikuti oleh total 110 peserta yang berpartisipasi secara langsung maupun virtual. Engagement juga dilakukan dengan penyelenggaraan Instagram Live melalui Instagram KJRI Frankfurt yang berhasil menjaring 950 penonton.

Kegiatan berlangsung dengan semarak dan diikuti oleh peserta dengan sangat antusias. Beragam makanan Indonesia dipromosikan melalui acara ini yaitu rendang, gado gado, soto ayam, mie goreng, sate, nasi goreng, lumpia, sayur lodeh, dan dadar gulung.

ISUTW merupakan program kolaboratif semua pemangku kepentingan untuk mempromosikan kuliner Indonesia guna mencapai nilai ekspor rempah dan bumbu sebesar 2 miliar dollar AS dan mengaktivasi sebanyak 4.000 restoran di mancanegara pada tahun 2024 serta mengangkat produk rempah dan bumbu masakan merek lokal Indonesia.? I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.