Hasil Forum Board of Peace: Indonesia Pimpin Rekonstruksi Gaza dan Deal Tarif Dagang
📅 Jumat, 20 Feb 2026, 14:50 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: ANTARA
JAKARTA - Forum Board of Peace di Washington DC menjadi momentum penting bagi posisi Indonesia dalam percaturan geopolitik global. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka memberikan pujian kepada Presiden Prabowo Subianto di hadapan para pemimpin dunia.
Dalam pernyataannya, Trump menyebut Prabowo sebagai sosok yang sangat tangguh dan tidak mudah ditekan. Pujian tersebut disampaikan langsung dalam forum internasional yang dihadiri berbagai kepala negara.
"Saya tidak ingin bertarung dengannya," ujar Trump.
Ucapan itu dipandang sebagai bentuk penghormatan terhadap kepemimpinan Indonesia di tingkat global. Selama ini, Trump dikenal hanya memberikan respek kepada pemimpin yang dinilainya memiliki karakter kuat dan posisi tawar jelas.
Indonesia hadir dalam forum tersebut bukan sebagai negara penerima bantuan, melainkan sebagai mitra strategis dengan populasi sekitar 280 juta jiwa. Besarnya jumlah penduduk Indonesia bahkan membuat Trump meminta konfirmasi ulang karena dinilai sangat signifikan secara ekonomi dan geopolitik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam beberapa dekade terakhir, diplomasi Indonesia kerap dinilai terlalu berhati-hati di tengah persaingan negara besar. Namun kepemimpinan Prabowo menghadirkan narasi baru yang menegaskan Indonesia sebagai kekuatan utama di kawasan Asia.
Indonesia kini dipandang sebagai penyangga stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Tanpa peran Indonesia, kebijakan Amerika Serikat di Asia Tenggara dinilai tidak akan berjalan optimal.
Forum tersebut juga membahas rencana stabilisasi Gaza yang disaksikan jutaan warga dunia. Indonesia dipercaya memegang peran penting dalam Pasukan Stabilisasi Internasional untuk mendukung gencatan senjata dan rekonstruksi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prabowo menyatakan komitmen Indonesia mengirimkan lebih dari 8.000 personel penjaga gencatan senjata untuk Gaza. Indonesia juga akan memimpin sektor-sektor penting seperti Rafah, rekonstruksi sipil, serta pelatihan kepolisian lokal dengan prinsip satu otoritas dan satu hukum.
"Negara-negara yang hadir hari ini, khususnya Indonesia, terima kasih banyak," kata Trump.
Keterlibatan Indonesia mencakup pembersihan sekitar 70 juta ton puing, pembangunan 400.000 rumah, hingga pembangunan bandara dan pelabuhan di Gaza. Nilai investasi proyek kemanusiaan tersebut diperkirakan melampaui 30 miliar dolar Amerika Serikat.
Selain isu perdamaian, diplomasi Indonesia juga tercermin dalam kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut menjaga kepentingan nasional sekaligus melindungi jutaan pekerja di sektor ekspor padat karya.
Melalui perjanjian itu, tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat berada pada kisaran 19 persen, lebih rendah dibandingkan sejumlah negara pesaing yang dikenakan tarif 30 hingga 50 persen. Bahkan komoditas rakyat seperti kopi, cokelat, rempah-rempah, dan karet alam mendapatkan tarif nol persen.
Indonesia juga berpeluang memperoleh pengecualian tarif untuk 1.695 komoditas termasuk kelapa sawit. Mekanisme kuota tarif khusus untuk industri tekstil Indonesia akan dibahas lebih lanjut setelah perjanjian resmi diberlakukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!