Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT Len Siapkan 6.000 Motor Listrik Buatan Anak Negeri untuk Kementerian Pertahanan

📅 Kamis, 03 Nov 2022, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT Len Siapkan 6.000 Motor Listrik Buatan Anak Negeri untuk Kementerian Pertahanan Doc: antarafoto
Ket. Ilustrasi motor listrik buatan PT. Len Industri.

JAKARTA - PT Len Industri (Persero), anak perusahaan dari PT Eltran Indonesia, sedang menyiapkan 6.000 unit sepeda motor listrik militer (electric tactical) bagi Kementerian Pertahanan, kata Direktur Utama PT Len Industri Bobby Rasyidin.

"PT Len Industri mendapatkan kontrak pertama untuk digunakan TNI sebanyak 6.000 unit yang diperuntukkan bagi TNI AD, AL, dan AU," kata Bobby dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (3/11).

Motor listrik militer buatan anak bangsa itu telah mendapatkan sertifikat produk e-Tactical Motor Bike dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemhan.

E-Tactical Motor Bike merupakan salah satu unit yang dipamerkan dalam pameran pertahanan internasional Indo Defence 2022 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Tentunya ini menjadi kebanggaan karena diproduksi atau merupakan karya anak bangsa," tambah Bobby.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebutkan pemanfaatan 6.000 unit motor listrik tersebut untuk tiga matra TNI, yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Penggunaan motor listrik militer buatan anak bangsa itu juga sebagai wujud komitmen Indonesia mendorong kemandirian sektor pertahanan dan keamanan.

Prabowo mengatakan Indonesia selalu terbuka dalam menjalin hubungan eksternal dengan semua negara, termasuk menjalankan diplomasi pertahanan dan meningkatkan kekuatan pertahanan dengan mengembangkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan dalam negeri.

Selain itu, tambah Prabowo, misi pertahanan Indonesia kepada dunia ialah mendorong dan memajukan industri pertahanan yang mandiri serta pemenuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan.

"Pak Presiden (Joko Widodo) meminta supaya memacu industri dalam negeri. Hal ini sejalan dengan visi Bapak Presiden untuk membangun industri pertahanan yang mandiri," ujarnya.

Sebagai tambahan informasi, Indo Defence 2022 Expo & Forum merupakan pameran terbesar se-Asia Tenggara dan digelar di tiga lokasi secara bersamaan, yakni JIExpo Kemayoran, Pangkalan TNI AL Pondok Dayung, dan Apron Selatan Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
El Nino Mengganas, Honduras...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp52.750/...

Menhub Tegaskan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Menhub Tegaskan Pembenahan ...
Rona
Pangeran Harry dan Meghan a...
Megapolitan
Jangan Sampai Terlewat! SIM...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.