Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disperindag Kabupaten Lebak: Pasokan Melimpah, Harga Komoditas Cabai dan Bawang Turun 

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 09:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disperindag Kabupaten Lebak: Pasokan Melimpah, Harga Komoditas Cabai dan Bawang Turun  Doc: ANTARA
Ket. Harga cabai dan bawang di Kabupaten Lebak, Banten sejak sepekan terakhir menurun karena persediaan melimpah.

LEBAK–Harga komoditas cabai dan bawang di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak, Banten, sejak sepekan terakhir mengalami penurunan.

‎"Sekarang diberbagai sentra penghasil cabai dan bawang memasuki musim panen, sehingga persediaan dan pasokan melimpah," kata Kepala bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Yani, di Lebak, Kamis (20/8).

‎Berdasarkan pantauan Disperindag Kabupaten Lebak, Kamis(20/8), harga cabai merah keriting dijual Rp42.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp45.000/kg dan cabai merah besar Rp46.600/kg dari sebelumnya Rp51.500/kg.

‎Begitu juga cabai rawit hijau Rp46.300/ kg dari sebelumnya Rp47.500/kg dan cabai merah Rp55.000/kg dari sebelumnya Rp58.200/kg.

‎Selain itu, harga bawang merah dijual Rp30.000/kg dari sebelumnya Rp34.200/kg dan bawang putih Rp36.5000/ kg dari sebelumnya Rp38.500/ kg.

‎Sementara, harga beras medium relatif stabil untuk beras medium KW 1 dijual Rp13.500/kg, beras medium KW 2 Rp12.800/kg dam beras medium KW 3 Rp11.900/kg.

‎Begitu juga harga daging unggas Rp40.000/kg, telur Rp23.000/kg,daging sapi Rp143.000/kg dan daging kerbau Rp145.000/kg.

‎Harga minyak premium Rp22.100 per kemasan, Minyakita Rp18.400 per kemasan, dan minyak tanpa merek Rp19.800/kemasan.

‎Gula pasir lokal Rp18.600 per kg, terigu Rp12.700 per kg, susu Cap Bendera Rp12.000 dengan berat 370 gram, susu Indomilk Rp13.000 (370 gram), susu bubuk SGM Rp41.000 dengan berat 400 gram dan susu bubuk Dancow Rp49.500 (350 gram).

‎"Kita mengapresiasi sejumlah bahan pokok relatif stabil dan tidak terjadi kenaikan signifikan," kata Yani.

‎Mulyanto, seorang konsumen di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengatakan selama ini harga bahan pokok relatif stabil dan tidak terdampak memasuki musim kemarau panjang.

‎Bahkan, beberapa komoditas, seperti cabai dan bawang mengalami penurunan.

‎"Kami sebagai pedagang nasi warteg merasa lega harga bahan pokok masih stabil dan pasokan melimpah, sehingga berdampak omzet relatif normal," kata Mulyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Gen Z Jakarta Harus Banyak ...

Pemerintah Kota Bogor Lanjutkan Penertiban 516 Angkot

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Lanju...
Luar Negeri
Indonesia Usul MoU Kemitraa...
Olahraga
Akankah Lahir Sejarah di St...
Daerah
Dukung Pariwisata, DAMRI Bu...
Rona
Winter aespa Kena Herpes Zo...
Daerah
BPBD Parimo Distribusi 32 R...
Olahraga
Joshua Zirkzee Jadi Penentu...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.