Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NASA Potret Kemilau Triton Si Satelit Alami Terbesar Neptunus

📅 Sabtu, 01 Okt 2022, 10:03 WIB | Oleh:
NASA Potret Kemilau Triton Si Satelit Alami Terbesar Neptunus Doc: ASS NOVA
Ket. Ilustrasi penampakan planet Neptunus apabila dilihat dari Triton.

Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA berhasil menangkap potret tujuh dari 14 bulan yang mengelilingi Neptunus, dengan bulan yang besar dan tak biasa, Triton, yang mendominasi gambar tersebut.

Triton sendiri merupakan satelit alami terbesar planet Neptunus yang terkenal dengan permukaan dinginnya. Mengutip NASA Science SOLAR SYSTEM EXPLORATION, permukaan Triton terbentuk dari kerak nitrogen yang menutupi mantel es yang membungkus intinya.

Kepadatan satelit ini pun sekitar dua kali lebih tinggi daripada air, menunjukkan bahwa inti Triton mengandung lebih banyak bebatuan. Selain itu, massa Triton juga tergolong cukup besar. AAS NOVAmelansir bahwa satelit ini berkontribusi 99,7 persen terhadap total massa sistem satelit Neptunus.

Tak mengherankan apabila Triton menjadi menjadi satelit terbesar ketujuh, bahkan benda langit terbesar ke-16 dalam tata surya.

Tercakup dalam kemilau beku nitrogen, Triton memantulkan rata-rata 70 persen sinar matahari yang mengenainya, membuatnya lebih mirip sebuah bintang. Triton mengorbit Neptunus dalam orbit mundur atau retrograde yang tidak biasa, NASA bahkan merangkum Triton menjadi satu-satunya satelit besar yang memiliki orbit berlawanan dengan rotasi planetnya atau retrograde orbit. Hal inimembuat para astronom berspekulasi bahwa bulan ini awalnya adalah objek sabuk Kuiper yang ditangkap secara gravitasi oleh Neptunus.

Keraguan tersebut juga muncul karena ukuran Triton yang jauh lebih besar dibanding satelit Neptunus lainnya.Atas dasar itu, para peneliti Webb telah merencanakan studi tambahan dari Triton dan Neptunus pada tahun mendatang.

Mengutip laman NASA, Teleskop Luar Angkasa James Webb adalah observatorium ilmu luar angkasa utama di dunia. Dipimpin oleh NASA dengan Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Canadian Space Agency, Teleskop Webb digadang-gadang akan memecahkan misteri di tata surya kita, melihat ke luar ke dunia yang jauh di sekitar bintang lain, dan menyelidiki struktur misterius dan asal usul alam semesta kita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Daerah
Operasi Polda Jabar Bongkar...

Warga Hadapi Paparan Debu Akibat Musim Kemarau

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Warga Hadapi Paparan Debu A...
Megapolitan
Permintaan Pohon Panjat Pin...

BTN dan BRIN Bangun Kolaborasi Pacu Inovasi

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
BTN dan BRIN Bangun Kolabor...
Ekonomi
Produksi Kerajinan Panjang ...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.