Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batang Siagakan Reaksi Cepat Bencana, Kudus Kucurkan Bantuan Air Bersih

3 Jumat, 28 Agu 2026, 11:19 WIB | Oleh:
Batang Siagakan Reaksi Cepat Bencana, Kudus Kucurkan Bantuan Air Bersih Batang Siagakan Reaksi Cepat Bencana, Kudus Kucurkan Bantuan Air Bersih Doc: ist
Ket. kekeringan meluas

BATANG -  Personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) disiapkan Pemkab Batang. Selain itu, juga memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi situasi darurat bencana. Sedangkan Kudus mulai kucurkan bantuan air bersih.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Batang Sri Purwaningsih di Batang, Jumat, mengatakan anggota TRC-PB harus menyiapkan diri dalam penanggulangan bencana daerah, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun potensi bencana lainnya.

"Anggota Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana harus sudah siap sedia manakala diterjunkan dalam penanganan bencana," katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah (pemda) juga akan mengkaji kebutuhan peralatan kebencanaan yang diusulkan oleh anggota TRC PB.

"Kebutuhan dan usulan kami rekap sehingga akan muncul nominal kira-kira nanti kemampuan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) apakah bisa memenuhi item-item tersebut dan prioritas mudah-mudahan bisa terealisasi," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan pemerintah telah menetapkan daerah ini termasuk wilayah siaga kekeringan.

"Pak Bupati sudah menandatangani SK (Surat Keputusan) penetapan status siaga kekeringan pada 31 Juli 2026. Oleh karena itu warga dihimbau menghemat penggunaan air bersih dan waspada terhadap ancaman kekeringan akibat musim kemarau," katanya.

Personel Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana dibekali tentang manajemen operasi penanganan darurat bencana, kaji cepat, hingga kesiapsiagaan anggota TRC dalam penanganan kebencanaan dan pentingnya komunikasi penggunaan Handy Talky (HT) saat terjadi bencana.

"Kami berharap melalui kegiatan ini terbentuknya anggota TRC yang cepat, tepat, terampil, disiplin, solid, profesional, mampu bekerja lintas sektor dan berorientasi pada keselamatan masyarakat," kata Wawan Nurdiansyah.

Kudus

Sementara itu,  Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, bersama Bhayangkari menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 21.000 liter kepada warga Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

"Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air karena sumber air yang selama ini digunakan warga mulai mengering. Adapun total air bersih yang kami distribusikan kepada warga Desa Glagahwaru mencapai 21.000 liter," kata Wakapolres Kusdus Kompol Rendi Johan Prasetyo di Kudus, Jumat.

Dalam mendistribusikannya, kata dia, menggunakan tiga truk tangki dengan kapasitas 7.000 liter.

Untuk memudahkan warga dalam mengambil dan memanfaatkan air bersih, maka air dari truk tangki ditampung di tandon berkapasitas 5.000 liter yang ditempatkan di tempat strategis.

Dengan demikian, warga dapat mengambil air sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu kedatangan truk tangki.

Kompol Rendi Johan Prasetyo mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat dampak kekeringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Pencatutan Nama Pejabat Jad...
Megapolitan
Bansos bagi 2.200 Warga Tan...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.