Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenaikan Bunga Acuan BI ke Level 4,25% Mengejutkan

📅 Jumat, 23 Sep 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Super Strong"

Secara terpisah, Ekonom dan Co-Founder & Dewan Pakar Institute of Social, Economic and Digital/ISED, Ryan Kiryanto, mengatakan keputusan BI itu cukup mengejutkan karena mayoritas ekonom memperkirakan kenaikan BI rate hanya sebesar 25 bps menjadi 4 persen.

Keputusan kali ini, kata Ryan, menegaskan stance atau view bank sentral ke depan yang lebih ketat (hawkish) dengan pertimbangan utama ekspektasi inflasi yang melampaui sasaran inflasi yang 2-4 persen setelah kenaikan harga bahan bakar minyak.

Dengan keputusan yang terbilang upfront loading atau front loaded itu maka stance BI yang a head the curve ingin menegaskan bahwa otoritas moneter itu sudah mengambil langkah setapak di depan (forward looking oriented) untuk melandaikan laju inflasi ke sasaran pada pertengahan 2023 sesuai target 2-4 persen.

Paralel dengan itu, juga untuk menjaga stabilitas nilai tukar terhadap mata uang kuat dunia, terutama dollar AS yang akhir-akhir ini mengalami apresiasi yang luar biasa yang menimbulkan fenomena super strong dollar AS menyusul kenaikan suku bunga The Fed (Fed Fund Rate/FFR) yang agresif sebesar 75 bps pada September ini menjadi 3,0-3,25 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PSIM Mempertahankan Empat Legiun Asing

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Mempertahankan Empat L...

Menteri Keuangan Sambangi PBNU

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Menteri Keuangan Sambangi PBNU
Ekonomi
Urusan Bisnis Jalan Tol Jad...
Daerah
Pengeluaran Fiktif, Kejati ...
Luar Negeri
Diguncang Protes, Zelensky ...
Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Temui Prabowo

Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Temui Prabowo

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.