Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Ponpes Al Falakiyah Bogor, 56 Anak Terdampak dan 31 Dirawat di Rumah Sakit

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Ponpes Al Falakiyah Bogor, 56 Anak Terdampak dan 31 Dirawat di Rumah Sakit Doc: Antara
Ket. Sejumlah santri saat kebakaran dievakuasi dari Pondok Pesantren Al Falakiyah Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/9).

Kota Bogor - Kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren Al Falakiyah Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/9) sore, mengakibatkan 56 anak terdampak.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 31 anak menjalani perawatan di Rumah Sakit PMI Bogor, sedangkan korban lainnya mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Bogor.

"Total ada 56 anak yang terdampak kebakaran. Mereka pada saat terjadi kebakaran berusaha memadamkan api," kata Dedie saat menjenguk para korban di RS PMI Bogor.

Menurut dia, sebagian besar anak mengalami sesak napas akibat terlalu banyak menghirup asap ketika berupaya memadamkan api.

Dedie menjelaskan material yang terbakar antara lain kasur busa berbahan spons yang menghasilkan asap cukup pekat. Asap tersebut kemudian terhirup oleh anak-anak yang berada di lokasi kejadian.

"Karena yang terbakar itu kasur busa dan berbahan spons, jadi memang sebagian besar mereka terkena sesak napas," ujarnya.

Dari 31 anak yang menjalani perawatan di RS PMI Bogor, lima orang di antaranya mengalami luka bakar pada bagian jari.

Sementara itu, anak-anak lainnya mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain Rumah Sakit Hermina, RS UMMI, RSUD Kota Bogor, serta beberapa puskesmas.

Dedie mengatakan kondisi anak-anak yang terdampak saat ini dalam proses pemulihan. Penanganan terutama difokuskan terhadap korban yang mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap kebakaran.

"Secara keseluruhan anak-anak ini sedang dicoba dipulihkan, terutama sesak napasnya, karena terlalu lama menghirup asap," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Apakah Kerajaan Sriwijaya Memang Benar-benar Pernah Ada?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Apakah Kerajaan Sriwijaya M...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.