Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sepak Bola Putri Makin Bergeliat! 1.091 Siswi Ramaikan MLSC Seri 1 di Semarang

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sepak Bola Putri Makin Bergeliat! 1.091 Siswi Ramaikan MLSC Seri 1 di Semarang Doc: Antara
Ket. Para pemain berebut bola pada turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 yang berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu (5/9).

Semarang - Sebanyak 1.091 siswi dari 63 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Semarang mengikuti MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 yang berlangsung pada 1-6 September 2026.

Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge All-Stars Semarang Aji Irawan di Semarang, Sabtu (5/9), mengatakan antusiasme peserta dalam mengikuti turnamen tersebut sangat tinggi. Perubahan regulasi yang diterapkan juga menjadi bagian dari upaya MLSC untuk terus relevan dalam mendukung regenerasi atlet sepak bola putri.

"Antusias para peserta sangat luar biasa. Terkait perubahan regulasi, ini upaya MilkLife Soccer Challenge untuk tetap relevan dari tahun ke tahun dalam rangka mendukung regenerasi para atlet," katanya.

Sebanyak 1.091 peserta tersebut terbagi dalam 35 tim kelompok umur (KU) 10 dan 67 tim KU 12 yang bertanding di Stadion Universitas Diponegoro dan Lapangan Arhanud Jatingaleh, Semarang.

Semarang dan Tangerang menjadi dua kota pembuka musim MLSC 2026–2027. Di Tangerang, pertandingan dipusatkan di Stadion Kera Sakti dan Stadion Cisauk.

Aji mengatakan perkembangan sepak bola putri saat ini menunjukkan tren positif. Ia berharap sepak bola putri mendapatkan perhatian dan kesempatan yang setara dengan sepak bola putra sehingga semakin banyak atlet perempuan yang mampu berprestasi hingga tingkat internasional.

"Perkembangan sepak bola putri juga luar biasa. Saya berharap olahraga ini setara dengan tim putra, agar sama-sama dikedepankan sehingga mampu memberi peran penting dan tempat di mancanegara," ujarnya.

Menurut Aji, pembinaan atlet sepak bola putri juga semakin berkembang, salah satunya melalui kolaborasi antara sekolah dan sekolah sepak bola (SSB) di Semarang. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempersiapkan para siswi menghadapi kompetisi MLSC pada seri berikutnya.

MLSC sendiri bertujuan mempopulerkan sepak bola putri sejak usia dini sekaligus menjadi wadah pembinaan dan pencarian bakat yang diharapkan dapat melahirkan pesepak bola putri berprestasi serta membawa nama Indonesia ke pentas dunia pada masa mendatang.

MLSC Seri 1 2026–2027 digelar di 15 kota, yakni Tangerang, Semarang, Jakarta Raya (Jakarta Timur), Yogyakarta, Kudus, Bekasi, Jakarta Jaya (Jakarta Utara), Bandung, Surabaya, Garut, Malang, Solo, Samarinda, Banjarmasin, dan Jayapura.

Turnamen tersebut menggunakan format pertandingan 7 lawan 7. Pertandingan babak penyisihan hingga perempat final berlangsung dalam dua babak dengan durasi masing-masing 10 menit, sedangkan semifinal dan final berlangsung selama 2 x 15 menit.

Dalam setiap pertandingan MLSC, satu tim terdiri atas tujuh pemain inti dan lima pemain cadangan sehingga total terdapat 12 pemain dalam satu tim.

Sejumlah kisah inspiratif turut mewarnai pelaksanaan MLSC Seri 1 2026–2027, salah satunya datang dari saudari kembar Ammaora Kalani Putri dan Annaora Elysia Putri dari MI Pagersari-Patean yang berlaga di KU 12.

Ammaora atau Maora tampil sebagai pencetak gol terbanyak sementara dengan torehan 56 gol hingga pertandingan Sabtu. Sementara itu, saudara kembarnya, Annaora atau Naura, berada di peringkat keenam daftar pencetak gol dengan koleksi 12 gol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Tari Jaipong Harus Dilestar...

Persebaya Tak Remehkan PSS Sleman

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persebaya Tak Remehkan PSS ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.