Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Penasaran! Gubernur Ungkap Ke Mana Arah Anggaran Setelah Disesuaikan

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 00:12 WIB | Oleh:
Bikin Penasaran! Gubernur Ungkap Ke Mana Arah Anggaran Setelah Disesuaikan Doc: Antara foto
Ket. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus menyebutkan setiap penyesuaian dan alokasi anggaran yang disepakati dengan legislatif akan diarahkan pada program-program prioritas.

"Penyesuaian dan alokasi anggaran akan diarahkan bagi program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, penguatan infrastruktur strategis, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan," kata Gubernur di Manado, Sabtu.

Gubernur menegaskan, alokasi sumber daya daerah harus dimanfaatkan secara optimal tanpa ada pemborosan.

"Kita memastikan tidak ada program yang tumpang tindih," ujarnya.

Anggaran daerah, kata Gubernur, harus menjadi stimulus efektif bagi perekonomian kerakyatan, penguatan UMKM, sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta investasi daerah.

"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memegang teguh prinsip good governance dan clean government," katanya.

Seluruh tahapan tata kelola keuangan, mulai dari penyusunan Perubahan APBD, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban kata Gubernur, wajib menjunjung tinggi asas akuntabilitas, keterbukaan dan kepatuhan terhadap regulasi perundang-undangan.

"Kami terus menjaga bahkan meningkatkan efektivitas pengawasan internal pemerintah daerah," sebut Gubernur.

DPRD bersama Pemprov Sulut baru menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026, di antaranya pos pendapatan daerah yang naik sebesar Rp4 miliar lebih menjadi Rp3,232 triliun.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam rapat paripurna DPRD Sulut, Rabu (2/9/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sulut, didampingi jajaran pimpinan dewan Michaela Paruntu, Royke Anter dan Stella Runtuwene. 

Kesepakatan ini menjadi tahapan penting dalam proses penyusunan APBD Perubahan Sulut 2026 setelah sebelumnya dokumen KUA-PPAS dibahas secara intensif antara Banggar DPRD dan TAPD.

Dari hasil pembahasan, terjadi penyesuaian terhadap postur anggaran, termasuk kenaikan target pendapatan daerah sebesar sekitar Rp4,569 miliar.

Target pendapatan yang sebelumnya berada di angka Rp3,228 triliun kemudian disesuaikan menjadi sekitar Rp3,232 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Apakah Kerajaan Sriwijaya Memang Benar-benar Pernah Ada?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Apakah Kerajaan Sriwijaya M...
Ekonomi
Temuan Gas 2 TCF Tangkulo B...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.