Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Agar Tak Gagal Panen, BMKG Minta Petani Tembakau Selalu Pantau Cuaca di Musim Kemarau Basah

📅 Minggu, 14 Agu 2022, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Agar Tak Gagal Panen, BMKG Minta Petani Tembakau Selalu Pantau Cuaca di Musim Kemarau Basah Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dan anggota Komisi V DPR RI Sudjadi (tengah) memetik daun tembakau mengawali panen di Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Sabtu (13/8).

TEMANGGUNG - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta para petani tembakau terus memantau kondisi cuaca di musim kemarau basah tahun ini, karena meskipun kemarau tetapi masih sering hujan.

"Itulah sebabnya BMKG bersama anggota Komisi V DPR RI bapak Sudjadi dan Pemkab Temanggung berupaya menyampaikan berbagai hal yang perlu diketahui petani tembakau terkait cuaca dan iklim agar tidak gagal panen," katanya di Temanggung, Sabtu (13/8).

Ia menyampaikan hal tersebut pada pembukaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) operasional BMKG Komoditas Tembakau di Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung.

Dwikorita mengatakan dengan memantau informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG bisa diketahui perkiraan enam hari ke depan tentang cuaca, kelembaban, dan angin.

"Jangan sampai mau menjemur tembakau malah udara kencang, udara lembab, tidak bisa kering malah terbang ditiup angin. Ini semua akan dibahas dalam diskusi SLI juga praktik di lapangan agar para petani bisa berdaya menyikapi kondisi saat ini," katanya.

Ia berharap dengan SLI ini para petani tembakau paham dan mampu membaca cuaca dan pihaknya akan melengkapi informasinya secara digital. Jadi pertanian cerdas agar tahu dari informasi digital, bisa tahu kondisi cuaca enam hari ke depan, setiap harinya seperti apa, bahkan setiap jam atau tiga jam seperti apa.

Dengan demikian, para petani bisa menyusun perencanaan kapan mulai menanam, bagaimana pola tanamnya, kapan mulai memanen dan diharapkan dapat menghindari terjadinya gagal panen akibat cuaca ekstrem, karena bisa dideteksi secara dini untuk mengantisipasinya.

Bupati Temanggung M. Al Khadziq dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekda Kabupaten Temanggung Hary Agung Prabowo mengatakan SLI merupakan upaya BMKG untuk mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi program dari Presiden Joko Widodo supaya bangsa Indonesia tetap menyediakan pangan.

Ia menyebutkan pada kesempatan ini SLI diikuti 25 petani, yakni dari Desa Wonosari 10 orang, Desa Pandemulyo 5 orang, Wonotirto 5 orang, dan Desa Pagergunung 5 orang.

Khadziq berharap pelaksanaan SLI operasional pendamping komoditas tembakau yang dilaksanakan di Desa Wonosari ini dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani dalam memantapkan informasi iklim guna melakukan antisipasi dampak fenomena iklim ekstrem terhadap komoditas tembakau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Telkom Bawa Program Numeras...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.