Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taiwan Tertarik Garap Pertanian Cerdas di Indonesia, Teknologi Jadi Kunci

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 04:55 WIB | Oleh:
Taiwan Tertarik Garap Pertanian Cerdas di Indonesia, Teknologi Jadi Kunci Doc: Antara foto
Ket. Kepala Departemen Luar Negeri Taiwan Lin Chia-Lung.

TAIPEI - Kepala Departemen Luar Negeri Taiwan Lin Chia-Lung menyoroti peluang kerja sama dengan Indonesia di bidang pertanian cerdas, termasuk melalui pengembangan wilayah percontohan, guna mendukung ketahanan pangan dan ekspor.

Lin mengatakan Taiwan memiliki kekuatan di bidang pertanian cerdas yang dinilainya dapat diterapkan untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia.

"Saya percaya hal itu dapat membantu Indonesia memperkuat ketahanan pangan, terutama untuk ekspor pangan olahan,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan Lin dalam pertemuan dengan delegasi media dalam kerangka Kebijakan Baru ke Arah Selatan (New Southbound Policy/NSP) Taiwan di Kantor Departemen Luar Negeri Taiwan di Taipei, Kamis.

Ia berharap Indonesia dapat menyediakan wilayah percontohan agar Taiwan dapat memberikan solusi terpadu untuk pengembangan pertanian cerdas.

“Jika Indonesia dapat menyediakan wilayah percontohan bagi Taiwan untuk memberikan solusi terpadu, hal itu akan sangat kami apresiasi,” katanya.

Lin mengatakan upaya tersebut dapat membantu Indonesia meningkatkan lapangan kerja dan ekspor.

“Saya percaya dengan cara itu, kami dapat membantu Indonesia meningkatkan lapangan kerja, mendorong ekspor, dan membentuk industri ini,” tuturnya.

Di Indonesia, pengembangan pertanian cerdas juga telah dilakukan melalui kerja sama dengan mitra internasional. Salah satunya melalui kerja sama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Korea Institute of Science and Technology (KIST), Korea Selatan.

Kepala Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan BRIN Nugroho Adi Sasongko mengatakan kolaborasi tersebut merupakan tahap kedua dari rangkaian kerja sama yang telah berjalan sebelumnya.

“Kami fokus pada karakteristik penyerapan nutrisi tanaman unggulan Indonesia di tiap tahap pertumbuhannya. Melalui teknologi pertanian cerdas dari KIST, kita dapat mengukur secara presisi komposisi larutan nutrisi yang dibutuhkan dalam kondisi iklim tropis,” kata Nugroho dalam keterangan di Jakarta, Selasa (7/4).

Ia mengatakan teknologi tersebut penting untuk memastikan kualitas produk alami Indonesia memenuhi standar industri global.

Dengan mengadopsi teknologi pertanian cerdas yang dikembangkan KIST, lanjut dia, Indonesia diharapkan mampu mengoptimalkan potensi produk hayati lokal menjadi produk alami bernilai ekonomi tinggi.

Sementara itu, pasar Taiwan juga menjadi salah satu tujuan pemasaran produk pangan Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI mencatat potensi transaksi sebesar 5 juta dolar AS melalui Paviliun Indonesia pada Food Taipei Mega Show 2026 di Taiwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Luar Negeri
Trump Beri Sinyal Mengejutk...
Olahraga
Hasil Liga Spanyol: Rayo Va...
Luar Negeri
Gebrakan Baru Tesla! Model ...
Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.