Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik untuk Pelaku Koperasi! DPRD Banjarmasin Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 04:44 WIB | Oleh:
Kabar Baik untuk Pelaku Koperasi! DPRD Banjarmasin Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan Doc: Antara foto/HO-Humas DPRD Banjarmasin
Ket. Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri.

BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Rikval Fachruri menyatakan, rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang koperasi yang diinisiasi legislatif bertujuan mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.

"Kita ingin bagaimana koperasi yang ada di Kota Banjarmasin ini bisa lebih berdaya. Karena koperasi merupakan salah satu bagian penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan,” ujarnya di Banjarmasin, Kamis.

Menurut dia, daerah ini memiliki jumlah koperasi yang cukup banyak, yakni 500 lebih koperasi ditambah pembentukan koperasi kelurahan merah putih di 52 kelurahan dari program Presiden Prabowo Subianto.

Karenanya, lanjut Rikval, penguatan koperasi membutuhkan dukungan regulasi yang mampu memberikan kepastian sekaligus ruang bagi koperasi untuk berkembang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Melalui Raperda ini, DPRD berharap keberadaan koperasi tidak hanya sebatas organisasi ekonomi, tetapi dapat menjadi wadah yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

Rikval berharap Raperda yang sudah disetujui pada rapat paripurna dewan untuk dibahas ke tingkat selanjutnya tersebut nantinya dapat memberikan kemudahan, perlindungan, sekaligus pemberdayaan bagi koperasi agar dapat berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap masyarakat.

“Harapannya tentu koperasi bisa semakin berdaya dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Banjarmasin,” katanya.

Dengan adanya regulasi tersebut, DPRD Kota Banjarmasin mendorong agar koperasi dapat kembali memainkan peran strategis dalam perekonomian daerah, terutama dalam membuka peluang usaha dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Pembahasan Raperda selanjutnya diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang implementatif, sehingga tidak hanya menjadi aturan di atas kertas, tetapi benar-benar mampu mendorong pertumbuhan koperasi dan ekonomi kerakyatan di Banjarmasin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.