Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gebrakan Baru Tesla! Model AI Doubao China Bakal Dukung Sistem Kendaraan

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 05:16 WIB | Oleh:
Gebrakan Baru Tesla! Model AI Doubao China Bakal Dukung Sistem Kendaraan Doc: Antara foto/Xinhua
Ket. Warga mengunjungi stan TESLA di area Rantai Kendaraan Pintar pada Pameran Rantai Pasokan Internasional China (CISCE) ketiga di Beijing, ibu kota China, 19 Juli 2025.

SHANGHAI - Produsen otomotif Amerika Serikat (AS) Tesla mengintegrasikan Doubao, model bahasa besar (large language model) yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi ByteDance, ke dalam kendaraan listriknya yang dijual di China Daratan, menurut Tesla China.

Sistem suara cerdas pada kendaraan tersebut, yang diaktifkan dengan menekan lama tombol suara pada kemudi, menawarkan berbagai fitur seperti percakapan santai, bernyanyi, pemahaman debat, bercerita, pelatihan dialog bahasa Inggris, dan permainan peran karakter.

Sistem itu juga memungkinkan pengguna beralih secara acak di antara empat warna suara dan lima mode pengoperasian.

Dilengkapi dengan model dialog dalam waktu nyata (real-time) Doubao yang terpadu dan kerangka interaksi suara end-to-end, sistem infotainmen kendaraan tersebut telah melampaui model walkie-talkie "tanya-jawab" konvensional, sehingga menghadirkan pengalaman interaktif yang lebih alami, luwes, dan proaktif.

Produsen otomotif Jerman Mercedes-Benz telah memperluas kemitraannya dengan ByteDance untuk mengintegrasikan model bahasa besar Doubao ke dalam kendaraan listriknya pada September 2025.

Perusahaan-perusahaan teknologi China baru-baru ini mencatatkan kemajuan signifikan dalam pengembangan model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Alibaba meluncurkan model bahasa besarnya, Qwen3.8-Max, pada 3 Agustus, yang menandai peningkatan besar pada seri Qwen miliknya dengan kemampuan tingkat lanjut dalam pengodean (coding), pekerjaan di dunia nyata, serta penelitian.

Pada Juli, perusahaan rintisan AI, Moonshot AI, merilis model Kimi K3, yang memiliki 2,8 triliun parameter, menjadikannya model AI sumber terbuka (open-source) dengan parameter terbesar di dunia, kata perusahaan tersebut.

Para pakar menyatakan bahwa semakin banyak model besar dengan sumber terbuka China yang beralih dari terobosan individual menuju kemajuan kolektif, menawarkan pendekatan baru bagi pengembangan AI secara global. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Luar Negeri
Trump Beri Sinyal Mengejutk...
Olahraga
Hasil Liga Spanyol: Rayo Va...
49 Titik Panas Terdeteksi di Gorontalo, BPBD Waspadai Potensi Karhutla

49 Titik Panas Terdeteksi di Gorontalo, BPBD Waspadai Potensi Karhutla

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.