Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Cilung 2026 Hadirkan Perahu Hias dari Botol Plastik Karya UPS Badan Air Kembangan Jakbar

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 05:22 WIB | Oleh:
Festival Cilung 2026 Hadirkan Perahu Hias dari Botol Plastik Karya UPS Badan Air Kembangan Jakbar Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
Ket. Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, membuat perahu hias dari 1.000 galon bekas dan sampah botol plastik dalam rangka Festival Cinta Lingkungan (Cilung) pada Oktober 2026 mendatang.

JAKARTA - Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, membuat perahu hias dari 1.000 galon bekas dan sampah botol plastik dalam rangka Festival Cinta Lingkungan (Cilung) pada Oktober 2026 mendatang.

Perahu hias yang tengah dikerjakan itu mengusung tema burung merak dengan bagian badan menggunakan material barang bekas dan sebagian besar ornamen perahu menggunakan sampah berupa botol plastik bekas dan galon kemasan.

Petugas UPS Badan Air Kecamatan Kembangan, Luffih di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa pembuatan perahu hias dimulai sejak sekitar satu bulan lalu.

“Kalau untuk target pembuatan mudah-mudahan akhir bulan ini selesai. Pengerjaan saat ini hampir 70 persen,” katanya.

Burung merak dipilih karena dinilai memiliki filosofi keindahan dan keberagaman warna. Filosofi tersebut kemudian dituangkan dalam desain perahu hias yang sedang dikerjakan.

“Burung merak itu filosofinya yang saya lihat indah, penuh banyak warna. Menggambarkan keindahan warna,” ujar Luffih.

Ia menyebut, material utama yang digunakan untuk membuat ornamen perahu berasal dari galon kemasan dan botol bekas ukuran besar maupun 600 mililiter.

“Hingga saat ini hampir 1.000 galon dan botol bekas telah digunakan. Masih bisa bertambah karena satu galon dapat digunakan untuk membuat beberapa bagian pola bulu burung merak,” katanya.

Luffih mengungkapkan, material bekas tersebut dikumpulkan dari berbagai titik lokasi tempat para petugas bekerja. Galon dan botol yang sudah tidak digunakan kemudian dibersihkan sebelum dimanfaatkan sebagai bagian dari ornamen perahu.

Selain galon dan botol plastik, pihaknya juga memanfaatkan material bekas lainnya, seperti kabel bekas jaringan optik yang dibuang dari proyek.

“Botol-botol begini enggak mungkin juga saya beli. Sampai sekarang masih nyari. Mungkin solusinya minta juga sama warga, sama teman-teman yang ada di rumah,” katanya.

Kendati terkendala material, proses pengerjaan terus dilakukan secara gotong royong oleh para petugas UPS Badan Air Kecamatan Kembangan. Seluruh proses pembuatan perahu hias tersebut dikerjakan oleh petugas.

Luffih menambahkan, untuk penggerak perahu nantinya akan menggunakan mesin seperti yang biasa digunakan pada kapal penyisiran sampah. “Mesinnya itu kayak mesin motor boat. Karena mesin kapal itu buat penyisiran sampah,” ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
Daerah
Atasi Kekeringan Sawah, Bup...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.