Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hebat! 48 Ruko di Pasar Sungai Duri Bengkayang Ludes Dilalap Api

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 05:21 WIB | Oleh:
Kebakaran Hebat! 48 Ruko di Pasar Sungai Duri Bengkayang Ludes Dilalap Api Doc: Antara foto
Ket. Kebakaran di kawasan Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terbakar pada Kamis (20/8) malam.

BENGKAYANG - Sebanyak 48 rumah toko (ruko) di kawasan Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terbakar pada Kamis (20/8) malam.

Kepala Desa Sungai Duri Heriyanto mengatakan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 18.15 WIB atau setelah waktu Magrib. Hingga sekitar pukul 22.00 WIB, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi.

“Informasi sementara jumlah ruko yang terbakar 48 ruko. Sampai saat ini masih dilakukan pendinginan,” ujar Heriyanto saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Ia mengatakan penyebab maupun sumber api belum diketahui. Berdasarkan informasi awal yang diterima dari masyarakat, api diduga pertama kali terlihat dari salah satu ruko yang berada di bagian tengah deretan bangunan.

“Sumber api belum diketahui. Informasi dari masyarakat, api berasal dari bagian tengah deretan ruko yang terbakar, tetapi belum diketahui asal maupun penyebabnya,” katanya.

Menurut Heriyanto, kobaran api dengan cepat meluas sehingga membutuhkan dukungan banyak unit pemadam kebakaran dari sejumlah wilayah untuk melakukan penanganan.

Sekitar 60 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Bantuan datang dari sejumlah wilayah di sepanjang jalur Pantai Utara Kalimantan Barat maupun dari arah Pontianak.

“Tim pemadam kurang lebih ada 60 unit. Mulai dari Sambas, Pemangkat, Selakau, Singkawang, Sungai Jawi, Wasu, kemudian dari arah Pontianak juga hadir, sampai Pinyoh, Peniti, Segedong, Purun dan Mempawah,” ujarnya.

Ia mengatakan pengerahan puluhan unit pemadam tersebut dilakukan karena api melanda kawasan pertokoan yang bangunannya saling berdekatan sehingga berpotensi menyebabkan api semakin cepat menjalar.

Heriyanto menyampaikan bahwa setelah api berhasil dikendalikan, petugas kemudian melanjutkan penanganan dengan melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara maupun titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.

“Sekitar pukul 22.00 WIB sudah mulai pendinginan. Alhamdulillah,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Nasional
Pemerintah Harus Perkuat La...
Ekonomi
Presiden Resmikan Program H...

Realisasi Penyaluran KUR hingga Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Realisasi Penyaluran KUR hi...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.