Ekonomi Indonesia di Triwulan III Hadapi Tantangan Berat
📅 Senin, 08 Agu 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Tantangan ke depan seperti apa? Well, it is certainly coming from luar. Selain itu, langkah The Federal Reserve (The Fed) yang menaikkan suku bunganya secara lebih agresif turut menambah tantangan bagi berbagai negara termasuk negara berkembang seperti Indonesia," kata Sri Mulyani, pekan lalu.
Pengamat Ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, pun berpandangan bahwa tantangan yang akan dihadapi di triwulan III dan IV 2022 adalah persoalan ketidakpastian global
Ia meyakini ke depan, tekanan global berisiko membesar. Dari sisi geopolitik, belum berakhirnya perang Russia- Ukraina membuat gejolak ekonomi belum akan reda. Situasi menjadi lebih rumit saat tensi geopolitik antara Taiwan dan Tiongkok semakin membara di semester II-2022.
Dari sisi keuangan, agresivitas kenaikan suku bunga acuan The Fed masih akan terus berlangsung sampai ada tanda-tanda tekanan inflasi di Amerika mereda. "Ini mengindikasikan akan adanya peningkatan volatilitas keuangan di semester II-2022 dan bahkan tahun depan," papar Esther.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengamat Ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang, mengatakan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Triwulan III 2002 minimal sama dengan capaian di Triwulan II sebesar 5,44 persen, bisa dicapai dengan mengurangi impor, terutama impor energi fosil dan memberi ruang bagi pengembangan energi terbarukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!