Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Digitalisasi Administrasi Pajak Diterapkan Penuh 2024

📅 Rabu, 20 Jul 2022, 09:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Digitalisasi Administrasi Pajak Diterapkan Penuh 2024 Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah menargetkan sistem administrasi perpajakan yang seluruhnya berbasis digital dapat terimplementasi dan digunakan oleh masyarakat mulai awal 2024. Karena itu, perbaikan pelayanan kepada wajib pajak (WP) terus dilakukan, termasuk melalui elektronifikasi dan digitalisasi sembari menuju awal 2024.

"Harapannya pada 2024 nanti awal tahun sistem administrasi perpajakan yang baru dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia," kata Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo Utomo, dalam Perayaan Hari Pajak di Jakarta, Selasa (19/7).

Sejak 2019 sudah ada sekitar 86 layanan kepada WP yang telah terdigitalisasi dengan 22 layanan di antaranya dilakukan digitalisasi pada 2022.

Dia mengatakan tujuan dari digitalisasi adalah untuk mempermudah WP dalam melakukan atau melaksanakan kewajibannya kepada negara yakni membayar pajak. Salah satu yang terakhir dilakukan digitalisasi adalah saat pelaksanaan program pengungkapan sukarela (PPS) yakni seluruh prosesnya mampu secara otomasi.

Suryo menjelaskan selama PPS berlangsung tidak ada WP yang datang secara langsung ke kantor pajak dan mengantre untuk menyampaikan formulir PPS.

Menurutnya, PPS yang berakhir pada Juni 2022 ini pun berhasil mengingat realisasinya lebih tinggi dibanding target yang ditetapkan yaitu mencapai 61 triliun rupiah. Pajak yang terkumpul tersebut makin menambah optimisme pemerintah mencapai bahkan melampaui target penerimaan pajak tahun ini.

"Kami lakukan sepenuhnya melalui otomatisasi termasuk PPS yang sukses kami laksanakan sehingga tidak hanya (berdampak) pada penerimaan namun juga cara kami dan WP untuk melakukan transaksi secara otomasi," jelas Suryo.

Perjalanan Modernisasi

Pada kesempatan sama, Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyatakan perjalanan upaya modernisasi terhadap administrasi perpajakan sangat panjang dan berliku. "Dulu kantor pajak itu terpisah-pisah jadi strukturnya berbeda dengan sekarang," katanya.

Darmin yang juga sempat menjabat sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2006-2009 mengatakan struktur Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dahulu dibagi menurut jenis pajak. Modernisasi dilakukan dengan merestrukturisasi organisasi DJP yang tadinya berdasarkan jenis pajak menjadi fungsional mulai dari kantor pusat DJP, kantor wilayah (kanwil) dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Sedangkan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pedesaan dan perkotaan dilepas kepada pemerintah daerah. Hal ini merampingkan kantor DJP menjadi kantor pusat, 31 kanwil, 330 KPP dan 207 Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).

Tak hanya itu, modernisasi juga dilakukan dengan penyempurnaan proses bisnis yang didukung dengan teknologi terkini sehingga manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di DJP pun berbasis kompetensi dan kinerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ariana Grande Luncurkan Album "Petal"

16 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Luncurkan Alb...

Angin Segar, Khofifah Hapus Pajak Pokok dan Denda Kendaraan Ojol

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Angin Segar, Khofifah Hapus...
Nasional
Mengagetkan, Ada Penipuan E...
Nasional
Kemendagri Integrasikan Lay...

Penyanyi Sheila Majid Dianugerahi Gelar "Datuk Seri"

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Penyanyi Sheila Majid Dianu...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.