Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menargetkan Parigi Moutong Sebagai KLA Madya 2026

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menargetkan Parigi Moutong Sebagai KLA Madya 2026 Doc: Antara
Ket. Asisten III bidang Administrasi Umum Yusnaeni menyampaikan sambutannya pada kegiatan peningkatan kapasitas gugus tugas dan operator KLA di Parigi, Kamis (16/4/2026).

Parigi, Sulteng - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menargetkan Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya tahun 2026 yang mana sebelumnya Kabupaten itu mendapat predikat Pratama. 

"KLA bukan sekadar predikat melainkan komitmen bersama untuk memastikan setiap anak di darah tumbuh optimal, terlindungi dari kekerasan, dan mendapatkan haknya secara menyeluruh," Kata Asisten III bidang Administrasi Umum Pemkab Parigi Moutong Yusnaeni dalam pertemuan peningkatan kapasitas gugus tugas dan operator KLA berlangsung di Parigi, Kamis. 

Ia mengemukakan anak merupakan potensi besar pembangunan nasional, maka pengintegrasian sumber daya dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Oleh karena itu Gugus Tugas KLA (GTKLA) diharapkan menjadi "media persemaian" bagi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, kreatif, dan berbudi pekerti luhur. 

"Perlu penguatan koordinasi supaya kebijakan daerah selalu berperspektif pada kepentingan terbaik anak," ujarnya. 

Ia menjelaskan meski saat ini Parigi Moutong telah menyandang predikat KLA Pratama, tantangan besar masih membentang sehingga perlu intervensi secara simultan. 

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Tengah Yudiawati V Windarrusliana, mengatakan bahwa Parigi Moutong saat ini masih berada di peringkat dasar, sehingga perlu percepatan untuk naik kelas. 

Pada langkah menuju KLA Madya perlu sinkronisasi program antara kebijakan pemkab dan pemerintah provinsi dalam satu sistem pembangunan terintegrasi. 

Lalu, indikator-indikator penilaian KLA berfokus pada pemenuhan hal sipil, pendidikan, kesehatan hingga perlindungan khusus anak perlu digenjot. 

"Kami hadir untuk memberikan dukungan penuh. Di Sulawesi Tengah belum ada kabupaten yang mencapai level Madya. Harapan besar kami ada pada Parigi Moutong dan Poso," ucapnya. 

Pada kegiatan itu, gugus tugas juga diberikan pembekalan teknis pengisian indikator KLA yang mencakup berbagai aspek kehidupan anak, dengan kerja sama yang solid antar operator dan pemangku kepentingan.

Parigi Moutong optimis mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak secara maksimal.

"Mari kita jadikan setiap kebijakan daerah sebagai pelindung bagi masa depan anak," kata dia lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

38 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.