Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ingin Jalani Super Life yang Sukses, 'Dream of Destiny Bisa Jadi Panduannya

📅 Minggu, 22 Mei 2022, 02:15 WIB | Oleh:
Ingin Jalani Super Life yang Sukses, 'Dream of Destiny Bisa Jadi Panduannya Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Dr. (HC) Abraham S. Budiman, dalam acara peluncuran buku Dream of Destiny, di Jakarta, Sabtu (21/5).

JAKARTA - Banyak cara membekali diri untuk menjadi sukses, salah satunya melalui buku. Buku Dream of Destiny karya Dr. (HC) Abraham S. Budiman, bisa menjadi pilihan bagi menjalani super life tau periode usia 25-40 tahun.

"Saya menulis ini berdasarkan pengalaman pribadi, terutama ditujukan untuk mereka yang tengah menjalani super life, agar hidupnya mantap meraih kesuksesan," ujar Abraham, dalam peluncuran buku Dream of Destiny, di Jakarta, Sabtu (21/5).

Buku Dream of Destiny adalah buku tentang motivasi hidup. Di dalamnya menjelaskan banyak hal tentang penyebab sebagian besar masyarakat di usia super life gagal mencapai kesuksesan.

"Rasa rasa cemas, khawatir, ketakutan, itulah awal mula kita menutup diri dari segala kemungkinan untuk mengembangkan potensi diri," jelasnya.

Lebih lanjut, Abraham mengatakan, dalam mencapai kesuksesan, kemampuan mengasah talenta merupakan hal yang utama. Menurutnya, impian besar hanya mungkin tercapai jika kita mengatasi berbagai keraguan akan kemampuan diri.

Dalam bukunya, Abraham membagi pengalaman pribadi ketika berkiprah di dunia bisnis selama puluhan tahun. Dia menjelaskan berbagai argumentasi tentang cara menjalani hidup dengan menyinggung sejumlah pendekatan mulai dari psikologi, sosiologi, antropologi, hingga neurosains.

"Keyakinan dan optimisme saja tidak cukup, perlu faktor lain seperti kemampuan untuk merumuskan tujuan hidup yang jelas, kerja keras, dan fokus pada setiap kesempatan," terangnya.

Abraham juga memberikan sejumlah contoh konkrit seperti kisah Marian Avila yang akan menambah daya motivasi buku Dream of Destiny. Avila, sebagai seorang pengidap down syndrome, berhasil memenuhi impiannya dengan menjadi model di New York Fashion Week tahun 2018.

"Dream of Destiny juga memperkaya kita dengan penjelasan mengenai ketakutan untuk bertahan hidup sebagai motif mendasar mengapa secara kodrati manusia pasti mengejar kehidupan yang baik," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Xi: Tiongkok Dukung Myanmar dalam Jaga Kedaulatan

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...

Negara G7 Desak Russia Akhiri Perang dengan Ukraina

56 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
Ekonomi
Utang RI Naik, Risiko Fiska...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.