Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Salah Bertekad Balas Senegal di 'Playoff' Piala Dunia

📅 Selasa, 08 Feb 2022, 13:52 WIB | Oleh:
Salah Bertekad Balas Senegal di 'Playoff' Piala Dunia Doc: antarafoto
Ket. Pemain Mesir, Mohamed Salah.

YAOUNDE - Pemain Mesir Mohamed Salah berharap bisa membalas kekalahan dalam final Piala Afrika dari Senegal ketika kedua negara bertemu kembali dalam pertandingan dua leg playoff Piala Dunia bulan depan yang menentukan lolos tidaknya kedua negara ke Qatar 2022.

Tim Firaun gagal memenangkan mahkota kontinental kedelapannya karena kalah 2-4 dalam adu penalti pada final Piala Afrika 2021 di Yaounde, Kamerun, Minggu malam waktu setempat, setelah selama 120 menit tetap 0-0.

Mohamed Abdelmonem dan Mohanad Lasheen sama-sama gagal mengonversi penalti mereka yang membuat Salah tidak mendapatkan kesempatan menendang penalti sebelum Sadio Mane mengonversi penalti penentu kemenangan Senegal yang membuat negeri ini untuk pertama kalinya menjuarai AFCON.

"Dari sini kami akan bangkit. Hari ini kami menang tidak bisa menang tetapi lain kali kami akan lebih baik lagi," kata kiper Mesir Mohamed Abou Gabal yang dinobatkan sebagai man of the match setelah menggagalkan penalti Mane pada menit ketujuh babak pertama.

Pemain berusia 33 tahun yang akrab disapa Gabaski dan nomor punggungnya pun bertuliskan nama ini, juga menepis tendangan Bouna Sarr dalam adu penalti itu tetapi usahanya akhirnya sia-sia.

Salah nyaris menangis bahkan sebelum Mane mengonversi penalti saat dia terpaksa berada pada pihak yang kalah dalam final itu. Bagia dia ini adalah kedua kalinya dalam tiga edisi setelah Mesir juga dikalahkan oleh Kamerun pada 2017.

"Salah adalah pemain kelas dunia dan perilakunya sama seperti yang lain," kata asisten pelatih Mesir Diaa al-Sayed. Pelatih Carlos Queiroz diskors tidak boleh memimpin partai final ini.

"Dia bertekad menang. Dia sudah lama bermain dan memenangkan kompetisi besar di Eropa tetapi dia sangat ingin memenangkan trofi ini demi negaranya."

"Bersama dia, kami ingin lolos ke Piala Dunia. Dia seperti kapten tim mana pun. Dia kecewa karena tidak mencapai tujuannya," sambung dia seperti dikutip AFP.

Kedua tim akan bertemu lagi dalam pertandingan dua leg playoff kualifikasi Piala Dunia Afrika bulan depan. Mesir akan bermain di kandang pada leg pertama saat mereka berusaha mengamankan tempat di Qatar akhir tahun nanti.

Kedua tim tersisih pada putaran final Piala Dunia terakhir di Rusia pada 2018, sejak fase grup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Jakarta Berawan Kamis Pagi,...
Olahraga
Tijjani Reijnders Gabung Kl...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.