Mesir Andalkan Salah untuk Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 06:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
KAIRO — Mohamed Salah membawa misi besar yang belum tuntas menuju Piala Dunia 2026. Bintang sepak bola Mesir itu bertekad mempersembahkan kemenangan pertama bagi The Pharaohs di ajang sepak bola terbesar dunia dalam apa yang kemungkinan menjadi Piala Dunia terakhir dalam kariernya.
Sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika dengan koleksi tujuh gelar Piala Afrika, Mesir justru belum mampu berbicara banyak di panggung dunia. Dalam tiga penampilan sebelumnya di Piala Dunia, mereka selalu gagal meninggalkan jejak berarti.
Pada Piala Dunia 2018 di Russia, Salah sebenarnya datang dalam performa terbaik setelah mencetak 44 gol pada musim debutnya bersama Liverpool. Musim luar biasa itu mengubahnya dari pemain berbakat menjadi ikon sepak bola dunia.
Namun, cedera bahu serius akibat benturan kontroversial dengan bek Real Madrid Sergio Ramos di final Liga Champions membuat kondisinya jauh dari ideal saat membela Mesir di Rusia.
Salah tetap tampil dan mencetak dua gol dalam dua pertandingan, tetapi gagal menghindarkan Mesir dari tersingkir di fase grup setelah kalah dari tuan rumah Russia, Uruguay, dan Arab Saudi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kini, pemain berusia 33 tahun itu datang ke Piala Dunia di fase berbeda dalam kariernya. Salah baru saja mengakhiri perjalanan sembilan tahun bersama Liverpool dengan penuh emosi.
Ia beberapa kali menangis saat menjalani laga perpisahan di Anfield akhir pekan lalu setelah mencetak 257 gol, memenangkan dua gelar Liga Inggris, dan membawa Liverpool meraih trofi Liga Champions.
“Kami mengembalikan klub ini ke tempat yang seharusnya,” ujar Salah dalam pesan perpisahannya kepada publik Merseyside.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengaruh Salah tak hanya terasa di lapangan. Pada 2019, majalah Time memasukkannya dalam daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia dan menyebutnya sebagai figur ikonik bagi rakyat Mesir, warga Liverpool, serta komunitas Muslim global.
Ia juga aktif menyuarakan isu sosial, mulai dari dorongan kesetaraan gender di dunia Arab hingga seruan bantuan kemanusiaan untuk Gaza setelah serangan udara Israel pada Oktober 2023.
Kini publik Mesir berharap Salah mampu menghadirkan momen besar di level internasional yang masih belum lengkap dalam karier gemilangnya.
Dua kali Salah gagal membawa Mesir juara Piala Afrika setelah kalah di final edisi 2017 dan 2021.
“Bagi saya, Salah adalah pemain terbaik di dunia,” kata penyerang Mesir Mahmoud Hassan yang lebih dikenal sebagai Trezeguet.
“Kehadirannya sangat penting bagi kami. Bukan hanya sebagai bintang, tetapi juga pemimpin yang memberi kepercayaan diri dan kekuatan.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!