MBKM Strategi Siapkan Kompetensi Baru
📅 Sabtu, 30 Okt 2021, 06:00 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rupTugas pokok dan fungsi utama Untirta memberi layanan tridarma PT dalam mencetak generasi-generasi emas Indonesia. Kami bina SDM Indonesia unggul dan utuh untuk bisa siap berdaya saing secara global. SDM ini harus punya karakter kompetensi keilmuan yang memadai. Mereka juga harus memiliki budi pekerti luhur, cinta tanah air, serta nasionalisme tinggi. Kesehatan jasmani, rohani, dan mental juga harus terjaga.
Ini yang kami siapkan di Untirta dengan tridarma PT baik untuk internal kampus, masyarakat sekitar, maupun kolaborasi dengan stakeholder tadi. Jadi, ini dalam rangka menyiapkan SDM unggul dan utuh baik untuk pembangunan di provinsi banten maupun nasional.
Adapun potensi di Banten untuk kolaborasi banyak sekali, termasuk sumber daya alam. Ini harus diidentifikasi dalam database. Kemudian, dieksplorasi strategi pemanfaatannya ke depan. Ke depan, banyak kawasan industri dan industri baru di Banten. Apalagi dalam Program Strategis Nasional pemerintah yang akan menyentuh infrastruktur di Banten Selatan. Ini butuh sentuhan SDM terutama, Untirta harus ambil peran. Kami punya kewajiban moral untuk itu.
Presiden Joko Widodo kerap menyoroti adanya kompetensi baru dan SDM terutama lulusan perguruan tinggi harus siap. Bagaimana pandangan Bapak terkait hal ini?
Sebaiknya Anda baca juga:
Saya kira implementasi MBKM salah satu formulasi dan strategi untuk mengantisipasi potensi peluang-peluang yang butuh skill-skill khusus. Makanya, pengembangan penguatan kurikulum terkait literasi digital dan teknologi digital ini sudah menjadi kesepakatan dan menjadi muatan kurikulum wajib untuk seluruh program studi yang kami bina. Jadi, penyesuaian-penyesuaian itu untuk antisipasi kebutuhan-kebutuhan skill yang memang diperlukan pada zamannya, terutama terkait teknologi digital. Kami sudah melakukan kebijakan tersebut.
Kemudian juga terkait dengan kemampuan problem solving dengan multivariable complex harus juga kami ajarkan. Itu bagian dari strategi implementasi MBKM. Hal ini termasuk kompetensi untuk dilatih start up agar menjadi entrepreneur disiapkan sebagai implementasi MBKM. Saya kira, MBKM menjawab amanat Presiden untuk menyiapkan SDM agar bisa menghadapi tantangan zaman. Formulasi MBKM sudah tepat. Ini untuk mengantisipasi situasi kelak.
Perguruan tinggi juga harus bertransformasi. Bagaimana prosesnya di Untirta sendiri?
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Untirta, berkaca pada pengalaman dan persiapan untuk menyambut era revolusi teknologi informasi dan digital, kami berkesimpulan, civitas academica Untirta harus ada penyesuaian dan penyiapan diri. Pemanfaatan teknologi informasi khususnya untuk layanan pendidikan.
Kami sudah sepakati itu sebelum ada pandemi Covid-19. Penguatan infrastruktur teknologi informasi menjadi keharusan. Sebelumnya, kami mencanangkan per prodi tiga mata kuliah wajib daring. Itu sebelum pandemi. Begitu pandemi datang wajib daring dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan manusia. Jadi, tadinya tiga seluruhnya daring. Kami sudah siapkan. Ke depan akan menjadi arus utama pemanfaatan inovasi digital dalam layanan tridarma PT.
Dalam skala lebih luas, bagaimana inovasi teknologi di sektor pendidikan?
Di sektor pendidikan harus diakui masih ada disparitas. Untuk pendidikan dasar-menengah harus ada kemauan dan tekad kuat dari pemerintah daerahnya. Bagaimana infrastruktur digital teknologi informasi bahkan sampai tingkat RT/RW bisa dijangkau. Ini bukan sesuatu yang tidak mungkin. Bisa dibuat dengan inovasi teknologi dan disiapkan biaya yang cukup. Bisa kami kendalikan juga dengan peningkatan kualitas SDM. Jangan apriori. Semua ada risiko dari perkembangan teknologi informasi.
Untuk sektor pendidikan, ini jadi kebutuhan primer. Kalau sekarang belum maksimal, pemprograman ke arah sana harus jadi tanggung jawab semua. Misalnya, ada optimalisasi pemanfaatan smartphone dalam pembelajaran. Itu harus menjadi tugas semua unsur pendidikan.
Jumlah peredaran smartphone mencapai 70 persen dari total jumlah penduduk. Ke depan bisa 2 kali lebih banyak. Jadi, tinggal optimasi pemanfaatannya. Inovasi di negara maju sangat masif. Kalau kita tidak merespons, kedodoran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!