Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenekraf: Seni Ukir Jepara Berpeluang Tembus Pasar Internasional

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 19:50 WIB | Oleh:
Wamenekraf: Seni Ukir Jepara Berpeluang Tembus Pasar Internasional Doc: Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif menilai seni ukir Jepara memiliki peluang besar menembus pasar internasional. Kendati begitu, penguatan daya saing juga bergantung pada kemampuan membangun narasi, strategi pemasaran, dan distribusi yang tepat

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan hal itu, saat menerima audiensi penyelenggara pameran TATAH di Jakarta. "Budaya Indonesia itu enggak mungkin bisa membosankan, karena bisa melihat dari angle yang berbeda dengan story line yang berbeda," kata Irene di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (24/6).

"Menurutku Jepara itu bisa mengekspresikannya dengan sangat bagus. Lewat sekuensi pikirannya, yang tergambar melalui pahatan," imbuh Irene .

Selain itu, Irene menekankan pentingnya Jepara membangun city branding yang kuat. Hal itu agar makin mengukuhkan Jepara, sebagai pusat seni ukir Indonesia.

"Sekaligus menarik minat generasi muda untuk melestarikan dan mengembangkan tradisi ukir. Tradisi yang telah menjadi identitas daerah selama berabad-abad," ujar Irene

Pengembangan seni ukir menjadi bagian penguatan subsektor kriya nasional. Upaya itu juga mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.

TATAH merupakan program pameran seni dan inisiatif kuratorial, yang menyoroti perkembangan seni ukir Jepara. Ada pula ruang dialog berbagai pemangku kepentingan, untuk memperluas pemahaman nilai budaya, serta potensi ekonomi seni ukir Jepara.

Pameran TATAH menampilkan 35 karya seni ukir tematik Jepara, yang diwujudkan dalam berbagai bentuk. Mulai dari mebel, patung, relief, dekorasi interior, hingga produk kerajinan.

Keberagaman karya menunjukkan kemampuan para perajin dan seniman Jepara. Dalam mengembangkan warisan budaya, menjadi produk kreatif yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

Direktur Pelaksana TATAH, Veronica Rompies mengatakan, pameran ini membawa narasi panjang. Menceritakan perjalanan Jepara sebagai ruang pertemuan berbagai peradaban dan budaya.

"Tatah hadir dari hasil kolaborasi yang unik antara seniman, pemerintah, asosiasi industri, hingga sejarawan. Hadirnya TATAH juga sebagai kapasitor untuk semakin menaikkan seni pahat asal Jepara," kata Veronica. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.