Margo Yuwono Pimpin BPS Gantikan Kecuk Suhariyanto
📅 Jumat, 25 Jun 2021, 15:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Calvin Basuki
Jakarta - Menteri PPN/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melantik Margo Yuwono sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menggantikan Kecuk Suhariyanto yang telah memasuki masa pensiun.
Hal ini sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 79/TPA/2021 tentang pemberhentian dari jabatan pimpinan tinggi utama dan madya dan pengangkatan jabatan tinggi utama di lingkungan BPS.
"Dengan ini, secara resmi melantik Saudara (Margo Yuwono) dalam jabatan yang baru di lingkungan BPS. Saya percaya bahwa Saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab," kata Suharso di Jakarta, Jumat (25/6).
Suharso berharap Margo dapat menjalankan tugas sebagai Kepala BPS dengan penuh amanah dan mampu melaksanakan peraturan perundang-undangan demi pertumbuhan dan perkembangan BPS yang kredibel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menuturkan pemerintah dan seluruh bangsa Indonesia berharap BPS dapat terus terus meningkatkan kiprahnya dalam menghasilkan data yang berkualitas dan terpercaya.
Dia menjelaskan keberadaan data yang akurat, objektif, cepat dan kredibel di era digitalisasi menjadi sangat penting karena pemerintah harus mengambil kebijakan secara cepat dan tepat sasaran sejak tahap perencanaan pelaksanaan hingga pengawasan.
Terlebih lagi, dia mengatakan di masa pandemi Covid-19 maka pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha memerlukan data yang berkualitas serta aktual disertai analisis yang baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Suharso mengingatkan, tantangan BPS ke depan kian besar seiring adanya tuntutan peningkatan data yang berkualitas dan beragam.
"Primary concern dari para responden juga menjadi tantangan yang perlu disikapi dengan responsif," tegasnya.
Hal tersebut harus diantisipasi mengingat adanya kasus kebocoran data atau jual beli data pribadi yang tersebar di media massa sehingga sangat meresahkan masyarakat meskipun kejadian ini bukan terjadi di BPS.
"Namun, kejadian itu membuat masyarakat berpikir untuk ikut memberikan data-data yang terkait dengan data pribadi mereka," katanya.
Tak hanya itu, big data dan kemajuan teknologi juga menjadi tantangan tersendiri sehingga BPS harus mampu memanfaatkan big data sebagai alternatif sumber data baru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!