Pemprov Sulawesi Tengah Beri Pelatihan Wirausaha Baru di Banggai Kepulauan
📅 Senin, 10 Agu 2026, 13:52 WIB | Oleh: Tim PenulisPALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan pelatihan penumbuhan wirausaha baru bagi 40 peserta di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan usaha.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menumbuhkan wirausaha baru yang mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berdaya saing,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah Sumarno di Palu, Senin (10/8).
Ia menjelaskan program tersebut dirancang sebagai langkah strategis daerah untuk menekan laju pengangguran dan kemiskinan.
Menurut dia, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi titik berat program karena perannya dalam menopang perekonomian lokal.
Ia mengatakan tumbuhnya satu UMKM baru diharapkan minimal dapat menyerap satu tenaga kerja sehingga berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan ekonomi keluarga di Banggai Kepulauan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemprov Sulteng, kata dia, menargetkan lahirnya 25 ribu wirausaha baru dalam kurun waktu lima tahun atau sebanyak 5.000 wirausaha baru setiap tahun.
Program tersebut juga sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional.
Ia mengatakan materi yang diberikan berfokus pada adaptasi bisnis modern untuk mendorong daya saing produk lokal kepulauan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan sejumlah materi untuk mendukung pengembangan usaha, antara lain pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset), penyusunan Business Model Canvas (BMC), strategi pemasaran digital, serta pemanfaatan aplikasi penumbuhan wirausaha baru (WUB) Berani StartUp.
Pelatihan tersebut berlangsung selama 32 Jam Pelajaran (JPL) dengan melibatkan tenaga ahli program, praktisi bisnis, akademisi, serta pejabat dinas terkait.
Program ini menyasar masyarakat usia produktif yang telah menyelesaikan pendidikan SMA/SMK atau sederajat dengan batas usia maksimal 35 tahun
Ia mengatakan kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah bertajuk Berani Harmoni yang tertuang dalam misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029.
Dia berharap melalui pelatihan tersebut para peserta mampu melahirkan inovasi produk lokal serta memiliki keberanian untuk merintis usaha baru yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing tinggi di pasar yang lebih luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!