Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Impian Atlet Filipina Mendulang Medali Emas di Negeri Seberang

📅 Minggu, 30 Mei 2021, 13:32 WIB | Oleh:
Impian Atlet Filipina Mendulang Medali Emas di Negeri Seberang Doc: AFP/Mohd RASFAN
Ket. Terdampar di Malaysia Atlet angkat besi asal Filipina, Hidilyn Diaz, saat berlatih di Kota Jasin, Negara Bagian Melaka, Malaysia, pada Jumat (21/5) pekan lalu. Diaz yang terdampar di Malaysia sejak Februari tahun lalu akibat munculnya pandemi virus korona, bertekad bisa meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Tokyo nanti.

Atlet cabang olahraga angkat besi asal Filipina, Hidilyn Diaz, mendengus setiap kali ia berlatih mengangkat barbel ke atas kepalanya di sebuah sasana luar ruangan darurat yang dibatasi oleh pohon pisang dan rambutan di sebuah tepi jalan di Malaysia.

Raungan suara truk yang melintas dekat sasana daruratnya, tak ia hiraukan apalagi ia amat berambisi untuk mencoba meraih medali emas dalam ajang Olimpiade di Tokyo beberapa pekan lagi.

Pada Olimpiade Rio pada 2016 lalu, Diaz, 30 tahun, berhasil membawa pulang medali perak, dan ajang Olimpiade Tokyo mungkin jadi ajang lomba internasional terakhir yang ia bisa ikuti.

Kini Diaz semakin bertekad untuk mewujudkan impiannya untuk menjadi atlet Filipina pertama yang berhasil meraih medali emas, walau sejak Februari tahun lalu hingga saat ini, ia terdampar di Malaysia karena terjadinya pandemi virus korona.

"Saya siap (mengikuti Olimpiade Tokyo). Tak bisa saya ungkapkan berapa persen kesiapan saya, namun pikiran, jiwa dan raga saya sudah di sana," kata Diaz saat rehat usai beberapa jam berlatih di tengah cuaca terik di sebuah lokasi di Kota Jasin, Negara Bagian Melaka, Malaysia, pekan lalu (21/5). Di ajang Olimpiade Tokyo nanti, Diaz akan berkompetisi dalam kategori lomba kelas 55 kilogram putri.

Diaz adalah olahragawan kenamaan asal Filipina yang bisa disejajarkan dengan ikon petinju Manny Pacquiao, karena ia merupakan satu-satunya atlet perempuan yang berhasil memboyong medali Olimpiade setelah selama 20 tahun tak ada satupun atlet Filipina yang bisa mencapai prestasi itu.

Namanya makin harum setelah dalam ajang Asian Games 2018 di Indonesia dan South East Asian Games 2019 di Filipina setelah ia berhasil meraih medali emas.

Usai mengikuti dua ajang itu, Diaz merasa yakin peluangnya untuk kembali meraih medali di ajang Olimpiade sudah ada di depan mata. Namun datangnya pandemi virus korona sempat membuatnya frustasi dan mengabur impian karena ajang Olimpiade Tokyo harus ditunda setahun lamanya.

"Hal itu (penundaan Olimpiade) kian menyulitkan untuk meraih target, apalagi pada saat bersamaan saya memiliki rencana lain usai Olimpiade," kata Diaz yang saat ini masih berdinas di Angkatan Udara Filipina.

Butuh Pengorbanan

Meraih emas Olimpiade itu amat penting bagi Diaz yang adalah anak perempuan dari seorang tukang becak dari desa miskin dekat kota pelabuhan Zamboanga di selatan Pulau Mindanao. Sejak Desember 2019, Diaz bahkan belum bersua sekalipun dengan sanak keluarganya.

"Saya telah mengorbankan waktu dengan tak berjumpa dengan keluarga, teman, mengorbankan waktu belajar dan tugas saya di Angkatan Udara Filipina," ucap dia.

Awalnya Diaz akan pergi untuk berlatih di Malaysia pada Februari 2020 karena pelatihnya, Gao Kaiwen, beranggapan akan lebih baik untuk Diaz berlatih di luar negeri agar ia lebih fokus untuk meraih tiket Olimpiade di Tokyo.

Diaz lalu memutuskan untuk mempercepat kepergiannya setelah beberapa pekan kemudian diumumkan pembatasan Covid-19 yang mungkin membuatnya tak bisa berlatih karena sasana latihan angkat besi ditutup dan adanya ketidakpastian apakah ajang Olimpiade akan benar-benar bisa dilaksanakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Iran Lawan Selandia Baru, Laga “Pelengkap”

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Iran Lawan Sel...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan...
Megapolitan
Pembangunan Bogor Akan Mend...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.750/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.