OJK Bangun Pusat Layanan Keuangan Terpadu di KNMP Sorue Jaya Konawe
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 05:20 WIB | Oleh: SriyonoKENDARI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan membangun pusat layanan keuangan terpadu (financial center) di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, Sultra.
Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha di Konawe, Senin (17/8), mengatakan bahwa langkah ini dilakukan guna memperkuat ekosistem keuangan inklusif serta memastikan keberlanjutan akses permodalan bagi masyarakat pesisir di daerah tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pembentukan pusat keuangan terpadu ini merupakan kelanjutan dari program pendampingan inkubasi keuangan yang telah berjalan sejak awal tahun.
"Penguatan ekonomi masyarakat pesisir ini kita lakukan melalui tiga tahapan, mulai dari prainkubasi, inkubasi, hingga pascainkubasi. Ke depan, untuk menjaga keberlanjutan program ini, kami berencana membangun financial center di KNMP Desa Sorue Jaya," kata Bismi Maulana.
Dia menyebutkan bahwa pada tahap pascainkubasi saat ini, OJK memfasilitasi integrasi berbagai lembaga keuangan untuk menyalurkan pembiayaan produktif, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), modal usaha kelompok perempuan, hingga tabungan pelajar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejumlah lembaga jasa keuangan yang telah berkolaborasi dalam ekosistem ini antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bank Sultra, Bank BPR Bahteramas Konawe, PT PNM, dan BPJS Ketenagakerjaan.
"Sebagai tahap awal, Bank BRI telah menyalurkan KUR sekitar Rp1,5 miliar untuk modal kerja. Selain itu, pembiayaan PNM Mekaar bagi kelompok usaha perempuan pesisir telah terealisasi sekitar Rp400 juta hingga Rp500 juta, disusul pembukaan ratusan rekening Simpanan Pelajar (SimPel)," ujar Bismi Maulana.
Di samping permodalan, ekosistem keuangan terpadu di Sorue Jaya juga mencakup aspek perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja rentan di sektor kelautan.
Sebaiknya Anda baca juga:
OJK berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Konawe untuk memberikan subsidi perlindungan jaminan ketenagakerjaan bagi para nelayan setempat.
"Tahap awal ada sekitar 40 nelayan yang preminya disubsidi oleh Pemkab Konawe melalui BPJS Ketenagakerjaan, mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Ke depan, model kolaborasi ini akan terus kita perluas agar bisa menjangkau seluruh nelayan di Sulawesi Tenggara," jelas Bismi Maulana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!