Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lonjakan Utang dan Gejolak Pasar Perlu Diwaspadai

📅 Kamis, 29 Apr 2021, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Manajemen utang harus dibenahi, utang semestinya untuk program produktif, bukan yang konsumtif," tegas Esther.

Sementara itu, Pakar Ekonomi dari Universitas Brawijaya, Candra Fajri Ananda, mengatakan kondisi saat ini sangat berat bagi perekonomian nasional mengingat pemerintah perlu menjaga kesehatan masyarakat sekaligus menahan agar ekonomi tetap berjalan seperti yang diharapkan.

"Hampir seluruh dunia saat ini, anggaran belanjanya lebih besar daripada biasanya mengingat belanja melawan Covid tidak semakin mengecil bahkan terjadi mutasi virus. Demikian juga untuk membeli vaksin semakin tidak mudah, mengingat produsen vaksin pun mengalami second wave yang memaksa mereka tidak mengekspor. Dalam posisi seperti itu, penerimaan pajak pun menunjukkan penurunan mengindikasikan banyaknya aktivitas ekonomi yang melemah," kata Candra.

Direktur Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia, Winfried Wicklein, mengatakan pengeluaran rumah tangga di Indonesia diperkirakan meningkat pada 2021 seiring melajunya program vaksinasi dan makin banyak sektor perekonomian yang kembali beroperasi.

Beberapa risiko yang perlu diwaspadai adalah terganggunya pemulihan global oleh mutasi Covid-19, laju vaksinasi yang tidak merata di dunia, dan pengetatan keuangan global yang tidak terduga.

Sementara di dalam negeri, pemulihan ekonomi dapat melambat bila terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama bulan Ramadan, keterlambatan vaksinasi, dan melemahnya pendapatan pemerintah. n ers/SB/E-9

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Oman Protes Keras Usai Drone Iran Hantam Musandam

7 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Oman Protes Keras Usai Dron...

Makin Mengkhawatirkan, Populasi Jepang Terus Merosot

12 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Makin Mengkhawatirkan, Popu...
Luar Negeri
Bukan Pengacara, Korea Sela...
100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Sentimen Global Dominan, 13 Juli 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.