Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Pengelolaan Sampah Jakarta

📅 Jumat, 26 Jul 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama mengubah paradigma tata kelola sampah. Mereka bersama-sama pula mencari solusi. Bila selama ini pemerintah hanya fokus menyelesaikan sampah di hilir, kini saatnya mulai meyelesaikan dari hulu.

Pemprov perlu memasukkan klausul pemberian subsidi silang produk daur ulang dari TPST-3R atau bank sampah yang selama ini beroperasi di Jakarta pada Rancangan Revisi Perda No 3/2013. Subsidi akan memperbesar peluang pemasaran produk-produk daur ulang dan kreativitas bank sampah (BS).

Nanti setiap kecamatan dan kelurahan agar memfasilitasi pembentukan BS berbasis komunal. BS ini harus berorientasi ekonomi dan diberikan pendampingan manajemen, teknologi serta pemasaran produk daur ulang. BS ini juga sebaiknya dilengkapi dengan Instalasi pengolahan sampah organik yang menghasilkan pupuk, biogas dan listrik non-insinerasi di setiap kawasan timbulan sampah.

DKI memberi pelatihan pengelolaan sampah organic dan memberi insentif dalam bentuk tipping fee BS atas pengurangan sampah. Ini termasuk mengarahkan dan memfasilitasi pembentukan koperasi BS (KBS) untuk menjamin kelangsungan pemasaran produk daur ulang. KBS akan berfungsi saat pemberlakuan program extended producer responsibility (EPR) yang merupakan kewajiban industri perkemasan mengambil kembali kemasannya sesuai dengan PP No 81/2012.

Maka, sampah membiayai diri. Lewat investasi, provinsi DKI Jakarta bisa membentuk perusahaan daerah sampah dan pemupukan agar terjadi subsidi silang antara kebersihan, energi terbarukan, dan pertanian secara.

Perusahaan ini juga diharapkan dapat berfungsi menyinergikan antar-SKPD pengelola seperti dinas lingkungan hidup dan pekerjaan umum. Bila pengelolaan secara masif dan terintegrasi di setiap kawasan timbulan sampah, maka secara otomatis akan terjadi pengurangan penggunaan kendaraan angkutan sampah. Malahan mungkin DKI tidak perlu lagi mengirim sampah ke TPA. Penulis Lulusan The University of New South Wales, Australia

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Tundukkan Jepang, Sepak Takraw Putri Sumbang Medali Perunggu

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tundukkan Jepang, Sepak Tak...

Remaja Bisa Menjauhi Obat Keras Dibantu para Petugas Apotek

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Remaja Bisa Menjauhi Obat K...
Daerah
Darurat Kekeringan Diperpan...

Para Pendaki Waspadai Kebakaran di Gunung Rinjani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Pendaki Waspadai Kebak...

Gunung Papandayan aktif, Pendaki Diimbau tak Naik

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Papandayan aktif, Pe...
Daerah
Delapan Kabupaten Berikut M...

FIFA Asean Cup, Polisi Mulai Berjaga-jaga di Kawasan GBK  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
FIFA Asean Cup, Polisi Mula...

Penataan pedestrian Kota Bekasi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penataan pedestrian Kota Be...

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Korupsi Perjalanan Di...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.