Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Menyikapi HOTS dalam UN 2019

📅 Jumat, 23 Nov 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Kelima, dorong peserta didik untuk mengembangkan pemikiran kreatif yang mengimajinasikan, merancang dan menemukan materi yang mereka pikirkan. Dorong pula agar siswa berpikir di luar tempurung (out of the box).

Terakhir, ajari siswa mampu mengelaborasi setiap jawaban yang diberikan. Untuk mencapai kemampuan daya nalar tingkat tinggi, para siswa benar-benar dituntut memahami sebuah konsep, bukan sekadar mengingat atau menghafal. Kemampuan mengelaborasi jawaban secara lebih detil atas sebuah pertanyaan dapat menjadi indicator, siswa memahami sebuah konsep atau sekadar mengingat atau menghafal.

Seperti dikemukakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Indonesia memang termasuk negara yang boleh dibilang ketinggalan dalam soal sistem pembelajaran menggunakan konsep HOTS. Mayoritas sekolah masih berkutat pada sistem pembelajaran yang menekankan konsep hafalan.

Maka, tidak perlu heran bila kualitas pendidikan masih tertinggal dari sejumlah negara. Setidaknya ini terlihat, misalnya, dari hasil survei Program for International Students Assessment (PISA) beberapa waktu lalu. Survei menempatkan Indonesia untuk bidang sains diperingkat 64. Sedang bidang membaca, menempati peringkat 66 dari 72 negara yang disurvei.

Untuk mengejar ketinggalan dari negara-negara lain, pembenahan sistem pembelajaran sekolah-sekolah harus segera dilakukan. Pendidikan adalah kunci kemajuan. Semakin maju pendidikan, suatu bangsa akan tambah maju dan berkualitas. Tentu, semua mengharap bangsa Indonesia semakin maju.

Penulis Guru Yayasan Pendidikan Al-Fath Sukabumi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Iran Lawan Sel...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan...
Megapolitan
Pembangunan Bogor Akan Mend...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.750/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.