Irak vs Norwegia: Duel Generasi Baru Eropa dan Perjuangan Kebangkitan Tim Asia
📅 Selasa, 16 Jun 2026, 07:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraBOSTON, AMERIKA SERIKAT — Irak dan Norwegia akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 ketika bertemu di Boston Stadium, Rabu (17/6) pagi WIB.
Pertandingan ini menjadi laga pertama Grup I bagi kedua tim. Mereka harus langsung mengejar ketertinggalan karena sehari sebelumnya dua penghuni grup lainnya, Prancis dan Senegal sudah lebih dulu bertanding.
Start positif menjadi sangat penting. Dalam format kompetisi yang ketat, kehilangan poin di laga awal bisa membuat perjuangan menuju fase gugur semakin berat.
Irak datang dengan perjalanan panjang dan penuh drama untuk mencapai putaran final. Tiket ke Piala Dunia 2026 sempat berada dalam ancaman setelah federasi sepak bola Irak memecat pelatih Jesús Casas usai kekalahan dari Palestina pada Maret 2025.
Sebagai pengganti, Irak menunjuk pelatih asal Australia Graham Arnold dua bulan kemudian. Ia mewarisi skuad yang berada dalam posisi sulit di babak kualifikasi zona Asia, tetapi berhasil membawa Irak melewati putaran ketiga, keempat, dan kelima sebelum akhirnya mencapai playoff antarkonfederasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan 2-1 atas Bolivia pada Maret memastikan Irak kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1986. Ini menjadi pencapaian besar karena edisi 2026 juga hanya akan menjadi penampilan kedua mereka sepanjang sejarah turnamen.
Pada Piala Dunia 1986, Irak gagal meraih poin setelah kalah dari Paraguay, Belgia, dan Meksiko. Mereka hanya mampu mencetak satu gol dalam tiga pertandingan.
Menjelang turnamen kali ini, Irak menjalani tiga laga persahabatan dengan hasil beragam. Mereka menang 1-0 atas Andorra, imbang 1-1 melawan Spanyol, lalu kalah 0-2 dari Venezuela.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, catatan Irak menghadapi lawan di luar zona Asia masih menjadi perhatian. Sejak November 2022, mereka hanya menghadapi delapan tim dari konfederasi berbeda dan hanya meraih dua kemenangan.
Sementara itu, Norwegia datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Ståle Solbakken tampil sempurna di babak kualifikasi dengan mengumpulkan 24 poin dari delapan pertandingan.
Norwegia mencetak 37 gol dan hanya kebobolan lima kali sepanjang kualifikasi. Produktivitas lini serang menjadi salah satu kekuatan utama mereka.
Meski demikian, persiapan Norwegia setelah lolos ke turnamen berjalan tidak sepenuhnya mulus. Mereka kalah 1-2 dari Belanda, bermain imbang melawan Maroko dan Swiss, serta menang 3-1 atas Swedia.
Kehadiran Norwegia di Piala Dunia menjadi momen spesial karena terakhir kali mereka tampil di ajang ini terjadi pada 1998 di Prancis. Saat itu, mereka lolos dari fase grup sebelum disingkirkan Italia di babak 16 besar.
Laga melawan Irak juga menjadi pertemuan pertama kedua negara. Secara peringkat, Norwegia berada jauh di atas Irak, menempati posisi 31 dunia FIFA, sementara Irak berada 26 tingkat di bawah mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!