Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semangat Tahun Baru Islam, Ajakan Membangun Indonesia yang Kuat dan Bersatu.

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 07:36 WIB | Oleh:
Semangat Tahun Baru Islam, Ajakan Membangun Indonesia yang Kuat dan Bersatu. Doc: Antara Foto
Ket. Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalam Bekasi KH Hambali memimpin doa bersama untuk keselamatan bangsa dan pawai 1.000 obor yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam di Desa Sukajadi Bekasi, Senin (15/6).

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalam Bekasi KH Hambali mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana hijrah kebangsaan dengan memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan menumbuhkan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

"Momentum 1 Muharram bukan hanya mengingatkan kita untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga mengajak seluruh anak bangsa untuk berhijrah menuju Indonesia yang semakin kuat, bersatu, dan maju," kata KH Hambali dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Pesan persatuan dan kesatuan umat itu disampaikan KH Hambali dalam kegiatan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan pawai 1.000 obor yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam di Desa Sukajadi Bekasi, Senin (15/6) malam.

Menurut dia, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi berbagai isu yang beredar di ruang publik di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial yang berkembang.



Ia menilai penyebaran hoaks, fitnah, dan informasi yang bersifat provokatif dapat mengganggu harmoni sosial apabila tidak disikapi secara kritis dan bertanggung jawab.

"Indonesia adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau narasi yang dapat memecah belah persaudaraan," ujarnya.

"Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa, bukan alasan untuk saling bermusuhan," sambungnya.

KH Hambali menegaskan bahwa menjaga persatuan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga generasi muda.

"Kita harus yakini apa yang dilakukan para pemimpin negeri ini khususnya pemerintah adalah hal yang baik, jadi kita wajib mendukung berbagai upaya pembangunan nasional yang sedang dijalankan pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaulat," katanya.



Dia menambahkan, dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menutup ruang kritik, karena kritik yang konstruktif merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.

"Kritik yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab tentu diperlukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat. Namun, penyebaran fitnah, hoaks, dan narasi kebencian yang dapat merusak persatuan bangsa harus ditolak bersama," ujarnya.

KH Hambali berharap semangat hijrah yang terkandung dalam peringatan Tahun Baru Islam dapat menjadi energi positif bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air.

Melalui doa bersama dan pawai 1.000 obor, lanjut dia, masyarakat diajak menyalakan cahaya harapan serta memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

"Semoga 1 Muharram menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan membangun optimisme bersama. Dengan doa, kebersamaan, dan kerja kolektif seluruh elemen bangsa, kita yakin Indonesia akan semakin maju, damai, dan bermartabat," kata KH Hambali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

BPBD DKI Jakarta Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
BPBD DKI Jakarta Lakukan Op...

Banjir Bandang Melanda Solok

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Banjir Bandang Melanda Solok
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.