Pemkot Bogor Nyatakan Trase Baru Batutulis Terintegrasi Museum Pajajaran
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 15:08 WIB | Oleh: SriyonoKOTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, menyatakan pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis akan terintegrasi dengan Museum Pajajaran, Leuweung Batutulis, taman kota, hingga Stasiun Batutulis.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Bogor, Minggu (14/6), menyebutkan integrasi ini merupakan bagian dari penataan kawasan strategis di Kecamatan Bogor Selatan.
"Setelah trase baru dan Leuweung Batutulis selesai dikerjakan, sesuai yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, kawasan ini akan menjadi satu kesatuan yang terintegrasi dengan Museum Pajajaran," kata Dedie.
Menurut dia, kawasan Batutulis nantinya akan memiliki fungsi yang saling terhubung antara fasilitas transportasi, ruang terbuka hijau, kawasan sejarah, dan sarana publik lainnya.
"Ada museum, ada leuweung, ada trase baru, ada taman, dan lain sebagainya, termasuk ada Stasiun Batutulis. Ini menjadi lokasi yang strategis dan indah," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dedie juga meminta dilakukan evaluasi terhadap kondisi ujung trase baru yang akan terhubung dengan kawasan Leuweung Batutulis. Ia mengusulkan pembebasan sejumlah bidang lahan milik warga untuk memastikan lebar jalan tetap memadai dan memenuhi aspek keselamatan.
"Kalau ada pembongkaran, warga tetap aman. Saya usulkan untuk sekalian saja dibebaskan agar nanti ujung jalan trase baru ini lebarnya kurang lebih sama dengan yang di depan, jangan mengecil ke belakang," katanya.
Ia meminta jajaran kecamatan, kelurahan, dan Dinas PUPR Kota Bogor menghitung kebutuhan lahan yang diperlukan untuk mendukung penataan kawasan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain faktor keselamatan, Pemkot Bogor juga mempertimbangkan aspek estetika agar pembangunan trase baru yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat terhubung secara harmonis dengan proyek Leuweung Batutulis yang tengah dibangun pemerintah kota.
Dedie menambahkan progres pembangunan trase baru saat ini telah melampaui target yang ditetapkan.
"Pengerjaan sudah lebih cepat 4 persen dari target. Alhamdulillah, ini juga patut disyukuri. Mungkin karena curah hujan agak berkurang sehingga kondisi cuaca cukup kondusif," ujarnya.
Pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita merupakan proyek Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dimulai setelah penandatanganan kontrak pada 12 Mei 2026. Proyek senilai Rp21,2 miliar tersebut dikerjakan PT Promix Prima Karya dengan target penyelesaian selama 163 hari kalender.
Jalur baru itu dibangun untuk menggantikan ruas Jalan Saleh Danasasmita yang terdampak pergerakan tanah, sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan Batutulis dan sekitarnya. Selain itu, keberadaan jalan tersebut juga diharapkan mendukung akses menuju kawasan Pamoyanan yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!