Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Operasi Pasar Murah Digencarkan Pemkab Bandung untuk Stabilkan Harga Pangan

📅 Senin, 15 Jun 2026, 20:25 WIB | Oleh:
Operasi Pasar Murah Digencarkan Pemkab Bandung untuk Stabilkan Harga Pangan Doc: ANTARA/Ilham Nugraha.
Ket. Pemerintah daerah saat menggencarkan operasi pangan murah di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi di seluruh desa dan kelurahan pada 31 kecamatan untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, di Bandung, Senin, mengatakan program tersebut masih dimatangkan bersama Kementerian Dalam Negeri agar skema intervensi pasar berjalan efektif, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh wilayah.

"Saya sudah koordinasi dengan Kemendagri merencanakan gerakan OPM. Yang tentu nanti bisa disebar di masing-masing desa ataupun kelurahan. Tentunya nanti kami hitung dulu," katanya.

Dirinya menjelaskan bahwa pemerintah daerah kini tengah menghitung kebutuhan dan sebaran titik pelaksanaan OPM agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Ia mengatakan perhitungan tersebut penting dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan pangan berjalan optimal sesuai kebutuhan warga di masing-masing desa maupun kelurahan.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Bandung memastikan program pasar murah dengan subsidi hingga 50 persen akan terus digulirkan guna menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.

"Program 50 persen sebelumnya kita gencarkan juga, misalkan harga Rp160 ribu, masyarakat hanya tebus Rp70 ribu," ujarnya.

Di sisi lain, harga sejumlah komoditas pangan masih berada pada level yang relatif tinggi berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung.

Data tersebut mencatat harga beras medium sebesar Rp13.777 per kilogram, telur ayam Rp26.666 per kilogram, serta cabai rawit merah mencapai Rp75.000 per kilogram.

Sementara itu, harga beras premium mencapai Rp15.300 per kilogram, daging ayam Rp35.222 per kilogram, dan cabai merah tanjung sebesar Rp92.777 per kilogram.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah juga membuka peluang mempercepat pembahasan APBD Perubahan 2026 apabila diperlukan untuk memperkuat cadangan pangan daerah

"Kalau ke cadangan kita saat ini ketahanan pangan kurang, ya mungkin kita akan tambah nanti di APBD Perubahan. Kita bisa mulai APBD Perubahan lebih cepat sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi," katanya.

Pemkab Bandung berharap pelaksanaan operasi pasar murah bersubsidi dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Proyek Waste to Energy Kota Bekasi Dibayangi “Korupsi dan Gratifikasi”?

Proyek Waste to Energy Kota Bekasi Dibayangi “Korupsi dan Gratifikasi”?

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.