Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atmosfer Piala Dunia 2022 Mulai Terasa di Qatar

📅 Kamis, 12 Jul 2018, 01:00 WIB | Oleh:
Atmosfer Piala Dunia 2022 Mulai Terasa di Qatar Doc: AFP/KARIM JAAFAR

DOHA - Dalam waktu empat tahun ke depan, Khalifa International Stadium di Doha Qatar akan menjadi tuan rumah perempat final Piala Dunia. Tapi pada Rabu (11/7) dini hari WIB di stadion itu digelar acara menonton bersama dengan layar lebar.

Sekitar 4.500 orang memenuhi stadion saat Prancis mengalahkan Belgia pada laga semifinal di Russia. Qatar sendiri tengah bersiap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Atef, seorang warga lokal berusia 30 tahun yang mendukung Belgia, mengatakan dia menikmati turnamen tersebut. "Ini kompetitif, itu membuatnya lebih menarik, untuk melihat seseorang yang baru di Piala Dunia," ujarnya.

Namun dia mengakui keberhasilan Russia yang tidak diprediksi telah memberi tekanan lebih pada Qatar untuk juga tampil serupa saat menjadi tuan rumah.

"Sejujurnya, ya, ada banyak tekanan. Ini akan menja d i Piala Dunia pertama di Timur Tengah. Ini bukan hanya untuk Qatar, ini untuk seluruh wilayah Timur Tengah," jelas Atef.

Acara menonton bersama itu telah menarik orang-orang dari seluruh Doha yang kebanyakan pria untuk hadir. Meski demikan banyak juga wanita dan anak-anak yang hadir.

Pandangan penggemar yang berasal dari Qatar, Kenya, Bangladesh, India, Pakistan terpaku ke layar, berteriak dan melompat. Penjual popcorn dan minuman ringan bergerak di antara kerumunan penonton.

Stadion itu dilengkapi dengan AC karena musim panas sedang berlangsung di Doha. Suhu masih berkisar 40 derajat Celcius saat jam menunjukkan pukul sembilan malam.

Jelas bahwa Belgia adalah favorit para penggemar di stadion Khalifa - meskipun beberapa pendukung memakai kostum Prancis. Pertandingan Piala Dunia juga terbukti menarik perhatian banyak orang tak hanya penggemar sepakbola.

Salah satu penggemar asal India, Pooja, mengakui bahwa dia tidak terlalu suka sepakbola, tetapi tertarik pada pertandingan Piala Dunia yang berlangsung hanya empat tahun sekali.

Di dekatnya, Mohamed, seorang guru asal Qatar menonton pertandingan dengan keluarganya dan dia juga berpikir tentang hal yang akan terjadi empat tahun ke depan.

"Saya pikir kami bisa membuatnya lebih baik daripada Russia, karena ada lebih banyak event olahraga di Doha sebelumnya," ujarnya.

Upaya Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia Qatar telah dilanda beberapa kontroversi atas tuduhan korupsi, pelecehan hak asasi manusia dan larangan minum alkohol. Sekitar 1,5 juta pendukung sepakbola diperkirakan akan hadir di Doha pada 2022. ben/AFP/S-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Advertisement
hut ri 81
BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.