Tolak Caleg Napi Korupsi
📅 Senin, 04 Jun 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSelain diperlukan regulasi pelarangan tegas agar caleg napi korupsi dalam Pemilu 2019 mendatang, perlu segera menyiapkan pemilih kritis yang mampu menolak terhadap caleg dan politisi koruptor. Pemilu yang berhasil menolak caleg napi koruptor bukan hanya melalui peraturan, akan tetapi juga terkait dengan sikap kritis para pemilih.
Pemilih yang cerdas dan kritis memahami secara filosofis, sosiologis, dan psikologis arti penting suatu pemilu serta partisipasi publik dalam sistem demokrasi yang lebih dalam. Diperlukan upaya mendorong agar pemilih memiliki sikap kritis terhadap semua figur caleg yang diajukan parpol. Mengkritisi caleg ini dapat dimulai dari memahami latarbelakang, pendidikan, dan komitmen moral dalam membawa aspirasi publik. Ini juga bisa dilihat dari integiritas moral pribadi, ketulusan kerelaan, kejujuran, dan antikorupsi.
Penulis Pengajar Fakultas Hukum dan Program Pascasarjana UNS
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!