Sensasi Bakso Khas Malang
📅 Rabu, 12 Jul 2017, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: ISTIMEWA
Jalan-jalan ke Kota Malang, Jawa Timur, yang terkenal kaya akan destinasi wisata menu kuliner, belum lengkap rasanya bila tidak mencoba Oskab. Bersama Cwi Mie, oskab atau bakso (penyebutan terbalik khas Malang) adalah ikon kuliner Ngalam (Malang). Hampir pada setiap penjuru kota dengan mudah kita akan menemukan penjual bakso.
Ya, sajian yang dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka yang disukai banyak orang ini, tak hanya populer di Malang. Namun dijamin bagi yang mencoba bakso Malang akan mengakui keistimewaan rasanya dan selalu ingin kembali lagi mencoba.
Bakso President
Salah satu tempat yang menjadi tujuan favorit penggemar bakso baik dari warga Malang maupun wisatawan adalah Bakso President. Warung Bakso President yang cukup legendaris tersebut berada di Jalan Batanghari, dan selalu terlihat ramai dari pengunjung.

Penamaan "President" berawal dari sejarah usaha yang dirintis sang pemilik, Abah Sugito. Sejak 1977 Sugito telah berkeliling di sejumlah kawasan di Malang demi menjajakan bakso buatannya dengan cara dipikul. Dengan banyaknya pelanggan, sedikit demi sedikit dia menabung hingga berhasil membuka warung pertamanya pada 1982.
Warung bakso sederhana tersebut brrada di belakang Bioskop President Malang, dan hingga kini meskipun gedung bioskop tersebut telah beralih fungsi menjadi pusat perbelanjaan, bakso Abah Sugito tetap dikenal sebagai Bakso President.
Awalnya Bakso President hanya memiliki menu standar seperti pentol, tahu, siomay kering, dan siomay basah. Seiring waktu dan bertambah ramainya pelanggan, sang pemilik menambah berbagai pilihan menu bakso baru yang tak kalah nikmatnya ketimbang balso orisinil.
Kini pengunjung dapat memilih beragam pilihan bakso yang ditawarkan mulai dari Bakso Biasa, Bakso Bakar, Bakso Urat, Bakso Rempelo Ati Ayam, Bakso Tulang Muda, Bakso Telor, Bakso Goreng, Bakso Udang, Bakso Goreng Panjang, serta variasi menu lain khas Ngalam seperti pangsit kering, pangsit basah, siomay, tahu, lontong, dan mie.
Soal rasa dijamin akan puas, bahkan menurut sebagian pengunjung yang merupakan warga Malang asli, sajian rasanya tetap terjaga, tak ada perubahan sejak mulai dijajakan puluhan tahun lalu hingga sekarang. Tak heran, selain selalu menggunakan daging pilihan, seluruh proses pembuatan bakso dilakukan sendiri mulai penggilingan hingga jadi.
Dua hal soal rasa yang selalu menjadi patokan penggemar bakso adalah pada penthol daging dan kuah bakso. Gurih dagingnya begitu murni, menyatu pas dengan adonan tepung tapioka.
Begitu pula untuk dengan kuah, sensasi kaldu daging bercampur rempah begitu mendominasi kuahnya yang hangat mengepul, dengan sentusan gurih bawang goreng, serta harum seledri yang menggoda.
Dikenal juga sebagai "pelopor bakso Malang asli full variasi", sebaiknya jangan lupa mencoba bakso bakar dan bakso urat President yang khas. Daging Bakso Bakarnya terasa kenyal empuk dengan kombinasi rasa yang unik, antara manis kecap dan gurih daging sapi yang "nendang".
Sementara bakso uratnya juga juara, sensasi kandungan irisan urat dan daging tetelan kasarnya begitu kuat, sampai-sampai gurih kenyalnya tetap terasa meski bulatan bakso sudah lenyap masuk ke perut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!